kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Harga minyak mentah ditopang penurunan jumlah rig yang beroperasi di AS


Jumat, 30 Maret 2018 / 12:36 WIB
ILUSTRASI. Harga minyak


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) kembali beranjak naik. Meski sempat terkoreksi pada pertengahan pekan tetapi kabar penurunan jumlah sumur pengeboran aktif di Amerika Serikat (AS) berbalik menjadi katalis positif yang menopang harga.

Mengutip Bloomberg, pada penutupan Kamis (29/3) harga minyak WTI kontrak pengiriman Mei 2018 tercatat menguat 0,82% ke level US$ 64,91 per barel. Hari ini pasar komoditas libur.

Baker Hughes melaporkan untuk pekan yang berakhir 29 Maret jumlah rig minyak aktif di AS turun tujuh menjadi 797. Secara keseluruhan apabila digabungkan dengan gas alam total rig aktif AS berkurang 2 menjadi 993.

Namun meski menurun, kalau dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, jumlah rig minyak AS masih jauh lebih tinggi. Tahun lalu jumlah rig minyak aktif negeri paman sam hanya mencapai 662 rig.

Piper Jaffray, Analis Simmons & Co memperkirakan total jumlah rig aktif minyak dan gas alam AS di tahun 2018 akan terus mencatatkan pertumbuhan. Seperti dikutip dari Reuter di tahun 2018 diperkirakan mencapai 1.015 rig dan di tahun 2019 menjadi 1.128 rig.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×