kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Harga minyak dunia berpotensi terjun bebas bila perang harga terus berlanjut


Minggu, 08 Maret 2020 / 21:57 WIB
ILUSTRASI. FILE PHOTO: A general view shows Mexican state oil firm Pemex's Cadereyta refinery, in Cadereyta, Mexico October 5, 2019. Picture taken October 5, 2019. REUTERS/Daniel Becerril/File Photo


Reporter: Hikma Dirgantara | Editor: Noverius Laoli

Harga minyak dunia diperkirakan juga masih akan bisa kembali turun setidaknya hingga virus corona sudah berhasil ditangani. Ibrahim memproyeksikan pada pertengahan kuartal III dan IV 2020, harga minyak baru kembali stabil.

“Industrial produk dan manufaktur akan beroperasi kembali dan ini kan membutuhkan bahan baku minyak dunia. Jadi dengan sendirinya harga akan kembali stabil,” kata Ibrahim.

Baca Juga: China hingga Amerika Serikat gelontorkan dana jumbo untuk melawan corona

Ibrahim memproyeksikan level terendah harga minyak dunia saat ini adalah US$ 37 per barel. Namun dia juga menyebut peluang menguatnya harga minyak masih sangat mungkin terjadi.

“Minyak dunia masih sangat mungkin kembali ke level US$ 42 - US$ 43 per barel. Tapi kenaikan ini semata-mata untuk memberikan kesempatan pelaku pasar agar bisa mengambil posisi jual di harga tertinggi,” jelas Ibrahim.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×