kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Harga Melonjak Tinggi, BEI Suspensi Saham BLTZ, SMLE, PUDP, dan INDX Mulai Hari Ini


Kamis, 25 September 2025 / 10:23 WIB
Harga Melonjak Tinggi, BEI Suspensi Saham BLTZ, SMLE, PUDP, dan INDX Mulai Hari Ini
ILUSTRASI. BEI melakukan suspensi saham untuk BLTZ, SMLE, PUDP dan INDX mulai perdagangan sesi pertama hari ini (25/9/2025)


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan suspensi atau penghentian sementara perdagangan saham PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ), PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE), PT Pudjiadi Prestige Tbk (PUDP), PT Tanah Laut Tbk (INDX) mulai perdagangan sesi I hari ini, Kamis (25/9/2025). 

Hal itu sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham BLTZ, SMLE, PUDP, dan INDX dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi Investor. 

Penghentian sementara perdagangan saham BLTZ, SMLE, PUDP, dan INDX tersebut dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham BLTZ, SMLE, PUDP, dan INDX. 

Baca Juga: BEI Buka Suspensi 8 Saham Ini Mulai Selasa (23/9)

“Para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan,” ujar BEI dalam keterangannya, Rabu (24/9/2025). 

Berdasarkan data BEI, saham INDX melonjak 178,79% dalam sebulan terakhir. Saham SMLE, PUDP, dan BLTZ juga mengalami peningkatan masing – masing 100%, 108,04%, dan 83,33%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×