kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.310.000 -1,06%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Harga Emas Tergelincir ke US$1.839,54 Menjelang Pidato Powell, Selasa (7/3)


Selasa, 07 Maret 2023 / 20:56 WIB
Harga Emas Tergelincir ke US$1.839,54 Menjelang Pidato Powell, Selasa (7/3)
ILUSTRASI. Emas batangan


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas spot mereda pada hari Selasa (7/3). Investor menunggu pidato Ketua Federal Reserve Jerome Powell untuk petunjuk tentang jalur kenaikan suku bunga AS ke depannya.

Melansir Reuters, harga emas spot turun 0,4% pada US$1.839,54 per ons troi pada pukul 12.44 GMT. Harga emas mencapai puncak lebih dari dua minggu di US$1.858,19 pada hari Senin. Sementara, harga emas berjangka AS turun 0,5% menjadi US$1.844,50.

Indeks dolar naik 0,2%, membuat bullion kurang terjangkau bagi pembeli di luar negeri.

Powell akan menyampaikan pidato setengah tahunannya di depan Kongres pada hari Selasa dan Rabu. Sedangkan, data pekerjaan AS untuk bulan Februari akan dirilis pada hari Jumat.

Baca Juga: Harga Emas Antam Diproyeksi Terus Naik Hingga Akhir Tahun 2023

“Arah harga emas untuk memperpanjang kenaikannya akan sangat dipengaruhi pekan ini oleh pidato Powell dan laporan gaji AS,” kata Han Tan, kepala analis pasar di Exinity.

Tan menambahkan, jika data pekerjaan hari Jumat menunjukkan ketahanan yang signifikan di pasar tenaga kerja AS, itu akan membuka jalan bagi suku bunga AS yang lebih tinggi dan dapat mengurangi kenaikan bulanan yang sejauh ini dikumpulkan oleh emas.

Meskipun dikenal sebagai lindung nilai inflasi, suku bunga yang lebih tinggi merusak daya tarik emas karena meningkatkan biaya peluang untuk memegang aset dengan hasil nol.

“Pernyataan hawkish dapat menghapus momentum bullish emas dan harga mungkin bergeser kembali ke posisi terendah sekitar US$1.780-$1.800,” kata Craig Erlam, analis di OANDA dalam sebuah catatannya.

Di pasar fisik, nilai cadangan emas yang dipegang oleh konsumen utama China turun menjadi US$120,28 miliar pada akhir Februari dari $125,28 miliar pada akhir Januari.

Baca Juga: Harga Emas Datar, Investor Menunggu Sinyal The Fed Nanti Malam

"Bank sentral akan terus membeli emas pada 2023. Selain itu, permintaan investasi dalam bentuk batangan dan koin, kemungkinan besar akan meningkat tahun ini," kata Analis Senior World Gold Council Krishan Gopaul.

Di tempat lain, harga perak spot kehilangan 0,7% pada US$20,90 per ons troi, platinum turun 1,3% ke US$963,00 dan paladium turun 0,7% menjadi US$1.429,44.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×