kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.988.000   -4.000   -0,13%
  • USD/IDR 17.017   7,00   0,04%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

IHSG Ditutup Menguat pada Selasa (17/3/2026), Analis: Masih Fase Konsolidasi


Selasa, 17 Maret 2026 / 20:31 WIB
IHSG Ditutup Menguat pada Selasa (17/3/2026), Analis: Masih Fase Konsolidasi
ILUSTRASI. IHSG ditutup turun 4,57 persen ke level 7.577,06 (ANTARA FOTO/ASPRILLA DWI ADHA)


Reporter: Muhammad Alief Andri | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan Selasa (17/3/2026). Namun, penguatan ini dinilai belum menjadi sinyal perubahan tren secara penuh.

Analis pasar modal sekaligus Founder Republik Investor Hendra Wardana menilai kenaikan IHSG sebesar 1,2% ke level 7.106,84 pada perdagangan Selasa (17/3/2026) lebih mencerminkan kombinasi rebound teknikal dan mulai meredanya tekanan global.

“Pelaku pasar mulai melakukan akumulasi pada saham-saham yang telah terkoreksi cukup dalam, seiring meredanya tekanan sentimen global,” ujarnya kepada Kontan, Selasa (17/3/2026).

Baca Juga: Kripto Melonjak Saat Konflik Geopolitik, Bitcoin Cetak Level Tertinggi Sebulan

Menurutnya, penguatan yang terjadi relatif merata di berbagai sektor, terutama transportasi, barang baku, dan infrastruktur. Hal ini menunjukkan mulai adanya pergeseran minat investor ke saham-saham siklikal.

Selain itu, stabilitas nilai tukar rupiah serta mulai kembalinya aliran dana asing juga turut menopang pergerakan indeks.

“Meski masih terbatas, net buy asing menjadi sinyal awal bahwa tekanan jual mulai mereda dan pasar berpotensi memasuki fase bottoming jangka pendek,” jelasnya.

Meski demikian, Hendra menilai IHSG masih berada dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan bergerak sideways hingga menguat terbatas.

“Penguatan ini belum menjadi konfirmasi perubahan tren menjadi bullish, karena pasar masih menunggu kepastian arah kebijakan suku bunga The Fed,” katanya.

Ia memproyeksikan, pasca libur panjang, arah pergerakan IHSG akan sangat dipengaruhi sentimen global. Jika bank sentral Amerika Serikat memberikan sinyal yang lebih dovish, IHSG berpotensi melanjutkan penguatan.

“IHSG berpeluang menuju kisaran 7.200-7.350 jika sentimen global membaik. Namun jika tekanan eksternal kembali meningkat, indeks bisa kembali menguji area support di 6.900-7.000,” imbuhnya.

Dari sisi domestik, terdapat sejumlah katalis yang dapat menopang pasar, di antaranya aksi buyback saham oleh emiten serta potensi kehadiran Danantara sebagai penyedia likuiditas.

Menurut Hendra, aksi buyback mencerminkan keyakinan manajemen terhadap valuasi saham yang dinilai menarik, sekaligus menjaga stabilitas harga di pasar.

Baca Juga: IHSG Menguat 1,2% ke 7.106 pada Selasa (17/3/2026), EXCL, EMTK, BRPT Top Gainers LQ45

Sementara itu, kehadiran Danantara sebagai liquidity provider dinilai dapat meningkatkan kedalaman pasar dan meredam volatilitas, terutama pada saham-saham berkapitalisasi besar.

“Namun dampaknya cenderung bersifat stabilisasi jangka pendek dan belum cukup kuat untuk mengubah tren pasar secara keseluruhan,” ujarnya.

Dalam kondisi pasar seperti saat ini, Hendra menyarankan investor tetap selektif dan mengedepankan strategi berbasis momentum.

Ia merekomendasikan sejumlah saham untuk dicermati, di antaranya PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) dengan target harga Rp1.800, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) dengan target Rp2.000, serta PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) sebagai speculative buy dengan target Rp2.260.

Selain itu, PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) juga dinilai menarik untuk trading jangka pendek dengan target harga Rp320.

“Pendekatan terbaik saat ini adalah accumulate on weakness dan trading buy pada saham yang memiliki katalis jelas, dengan tetap memperhatikan risiko eksternal,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×