kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45919,51   10,20   1.12%
  • EMAS1.350.000 0,52%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Harga Emas Spot Turun Lebih dari 2% ke Level Terendah Satu Minggu Senin (22/4)


Senin, 22 April 2024 / 22:16 WIB
Harga Emas Spot Turun Lebih dari 2% ke Level Terendah Satu Minggu Senin (22/4)
ILUSTRASI. Emas batangan. REUTERS/Lisi Niesner/File Photo


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Harga emas turun lebih dari 2% ke level terendah satu minggu pada hari Senin (22/4) karena kekhawatiran meluasnya atas konflik Timur Tengah mereda.

Mendorong investor untuk mengurangi perdagangan safe-haven dan memilih ke aset-aset berisiko seperti ekuitas.

Melansir Reuters, harga emas di pasar spot turun 2,3% menjadi US$2,336.29 per ons troi pada pukul 1343 GMT, siap untuk menandai penurunan harian terdalam lebih dari setahun. Sedangkan, harga emas berjangka Amerika Serikat (AS) turun 2,7% menjadi US$2.349,70.

Baca Juga: Harga Emas Spot Melemah 1% Senin (22/4), Kekhawatiran Konflik Timur Tengah Mereda

"Beberapa risiko pembalasan yang akan segera terjadi di Timur Tengah telah dihilangkan, yang telah menarik beberapa aktivitas penjualan emas. Namun pertanyaannya adalah seberapa besar ruang lingkup penurunannya," kata Daniel Ghali, commodity strategist di TD Securities.

Teheran meremehkan serangan drone balasan Israel terhadap Iran, yang tampaknya merupakan langkah yang bertujuan untuk mencegah eskalasi regional.

Emas juga berada di bawah tekanan karena indeks utama Wall Street dibuka menguat, mengurangi permintaan terhadap aset safe-haven dan tidak membayar bunga.

Sebelumnya, ketegangan geopolitik ditambah dengan kuatnya pembelian bank sentral telah mendorong emas ke rekor tertinggi US$2.431,29 pada 12 April.

Investor sekarang menunggu rilis laporan pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) AS pada hari Jumat untuk mendapatkan petunjuk mengenai prospek penurunan suku bunga AS.

Presiden Federal Reserve Chicago Austan Goolsbee pada hari Jumat (19/4) mengatakan, kemajuan dalam menurunkan inflasi telah “terhenti” tahun ini, menjadi pejabat terbaru yang melepaskan fokus sebelumnya pada perlunya penurunan suku bunga.

Baca Juga: Harga Emas Meredup Sejalan dengan Mulai Meredanya Kekhawatiran Konflik Iran Vs Israel

“Emas dapat kembali mencapai level tertinggi sepanjang masa jika ada laporan PCE mengejutkan yang menunjukkan penurunan inflasi… Kami masih memperkirakan aktivitas pembelian di luar Asia akan tetap tangguh karena emas dipandang sebagai lindung nilai yang dihargai mata uang di Asia,” tambah Ghali.

Logam lain juga mencatat penurunan tajam, dengan perak spot turun 4,6% menjadi US$27,35 per ons troi, platinum turun 1% menjadi US$922,00, dan paladium turun 1,8% menjadi US$1.008,25.

“Setiap peningkatan dalam penjualan kendaraan ICE (mesin pembakaran internal) dibandingkan dengan pangsa pasar BEV (kendaraan listrik baterai) dapat membantu mendukung harga paladium,” kata Heraeus Metals dalam sebuah catatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×