kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45919,51   10,20   1.12%
  • EMAS1.350.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Harga Emas Naik Tipis Pada Rabu (21/6) Pagi Setelah Turun 3 Hari


Rabu, 21 Juni 2023 / 07:51 WIB
Harga Emas Naik Tipis Pada Rabu (21/6) Pagi Setelah Turun 3 Hari
ILUSTRASI. Harga emas naik tipis setelah turun dalam tiga hari berturut-turut hingga kemarin.


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas naik tipis setelah turun dalam tiga hari berturut-turut hingga kemarin. 

Rabu (21/6) pukul 7.29 WIB, harga emas spot berada di US$ 1.937,56 per ons troi. Harga emas pagi ini naik tipis 0,06% dari posisi kemarin. Harga emas merosot 0,72% pada perdagangan kemarin.

Sedangkan harga emas kontrak Agustus 2023 di Commodity Exchange menguat tipis 0,07% ke US$ 1.949,1 per ons troi. Kemarin, harga emas berjangka ini turun 1,19% dari posisi akhir pekan lalu.

Penurunan harga emas yang terjadi tiga hari terakhir disebabkan oleh kenaikan di pasar saham. Koreksi yang terjadi di pasar saham kemarin menyebabkan harga emas hari ini mulai naik. 

Penurunan harga emas belakangan menyebabkan harga emas tembus di bawah level support kuat bulan Juni. Prospek pengetatan moneter lebih lanjut oleh Federal Reserve dan European Central Bank menjadi pemberat harga emas.

Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini (21/6) di Pegadaian Turun, UBS Stagnan

Mike McGlone, Bloomberg Intelligence Senior Macro Strategist mengatakan bahwa US Treasury dan pasar saham menghasilkan yield dan kinerja positif di semester pertama. Sementara produk ETF berbasis emas mencatat penurunan aset meski ada aksi beli emas oleh bank-bank sentral.

Dia menyebut kepemilikan emas oleh ETF turun sekitar 10% secara tahunan hingga 16 Juni. McGlone menyebut, kepemilikan emas oleh ETF tidak pernah turun sedalam angka tersebut meski harga menguat dengan kisaran yang kurang lebih sama.

"Emas tampaknya menunggu pembalikan Federal Reserve dan banyak dibeli oleh investor dengan kantong tebal, yakni bank-bank sentral," kata McGlone dalam laporan.

Baca Juga: Harga Emas Spot Stabil di Level US$1.952,7, Selasa (20/6)

McGlone mengatakan, likuidasi ETF sekitar 480 metrik ton sejak puncak 2021 telah diimbangi sekitar tiga kali angka tersebut lewat pembelian bank sentral pada periode 2021-2022, menurut World Gold Council.

"Kami yakin inilah alasan kuat harga emas tetap naik," kata dia.

Gubernur Federal Reserve Jerome Powell akan muncul pada rapat dengar pendapat dengan Kongres AS pada malam nanti dan esok. Pasar emas akan menunggu sinyal kelanjutan arah suku bunga The Fed.

Sebagai informasi, pekan lalu The Fed menahan suku bunga acuan Fed Funds Rate (FFR). Tetapi, bank sentral memberikan isyarat dua kali kenaikan lagi hingga tutup tahun 2023. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×