kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.918   48,00   0,27%
  • IDX 5.680   -141,04   -2,42%
  • KOMPAS100 733   -19,02   -2,53%
  • LQ45 559   -13,71   -2,39%
  • ISSI 197   -4,23   -2,10%
  • IDX30 318   -7,23   -2,22%
  • IDXHIDIV20 392   -8,58   -2,14%
  • IDX80 83   -2,13   -2,50%
  • IDXV30 106   -1,93   -1,78%
  • IDXQ30 103   -2,20   -2,10%

Harga CPO waspadai tiga faktor ini


Senin, 04 April 2016 / 19:36 WIB


Reporter: Namira Daufina | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Kenaikan harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) masih terus berlanjut. Salah satu pendukungnya adalah rebound terbatas harga minyak mentah dunia.

Mengutip Bloomberg, Senin (4/4) pukul 18.50 WIB harga CPO kontrak pengiriman Juni 2016 naik 0,80% ke level RM 2.770 per metrik ton dibanding hari sebelumnya.

Padahal di awal perdagangan, harga CPO sempat tergerus akibat merosotnya harga minyak mentah dunia. Namun jelang sore harga perlahan membaik dan menanjak lagi. Selain itu dukungan bagi harga CPO juga datang akibat pergerakan nilai tukar Ringgit Malaysia yang perlahan stabil. Pasca rally beberapa waktu ke belakang,

Menurut prediksi Benny Lee, Market Strategist Jupiter Securities di Kuala Lumpur seperti dikutip dari Bloomberg, Senin (4/4) pasokan CPO masih akan rendah akibat penurunan produksi yang akan berlanjut sepanjang kuartal dua 2016 ini.

Laporan CIMB mencatatkan, cadangan CPO Malaysia berada di level terendahnya dalam 13 bulan terakhir akibat El-Nino yang tak kunjung usai.

“Beban yang akan membayangi pergerakan CPO ke depannya adalah koreksi harga minyak, perkasanya nilai tukar ringgit dan rendahnya harga minyak kedelai,” ujar Lee.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×