kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.803.000   30.000   1,08%
  • USD/IDR 17.757   18,00   0,10%
  • IDX 6.206   44,30   0,72%
  • KOMPAS100 820   7,74   0,95%
  • LQ45 631   10,77   1,74%
  • ISSI 218   -0,22   -0,10%
  • IDX30 360   5,73   1,62%
  • IDXHIDIV20 447   9,71   2,22%
  • IDX80 95   0,97   1,04%
  • IDXV30 123   1,72   1,42%
  • IDXQ30 117   2,17   1,90%

IHSG Ambles 28%, Sucor Sekuritas Minta Investor Lebih Adaptif


Senin, 25 Mei 2026 / 17:02 WIB
IHSG Ambles 28%, Sucor Sekuritas Minta Investor Lebih Adaptif
ILUSTRASI. IHSG Anjlok (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan arus keluar dana asing yang terus berlanjut, investor dinilai perlu lebih adaptif dalam menghadapi dinamika pasar.

IHSG menutup perdagangan Senin (25/5/2026) dengan menguat 0,72% ke level 6.206,34. Namun sepanjang 2026 berjalan ini, IHSG sudah anjlok 28,22%.

CEO Sucor Sekuritas, Bernadus Wijaya mengatakan kondisi pasar saat ini dipengaruhi berbagai faktor eksternal, mulai dari ketidakpastian ekonomi global, fluktuasi nilai tukar rupiah, hingga meningkatnya tensi geopolitik di sejumlah kawasan.

"Di tengah kondisi pasar yang penuh tantangan, investor dituntut untuk memiliki strategi dan perspektif yang lebih adaptif," ujarnya dalam acara Stock Idea Festival, Jumat (23/5/2026).

Baca Juga: IHSG Menguat 0,93% ke 6.219 di Sesi I Senin (25/5), ADMR, MDKA, SCMA Top Gainers LQ45

Menurut Bernadus, volatilitas pasar yang tinggi membuat investor tidak cukup hanya mengandalkan informasi, tetapi juga perlu memahami berbagai faktor yang memengaruhi pergerakan pasar.

Dia menyebut pengambilan keputusan investasi saat ini harus dilakukan secara lebih disiplin dan terukur dibandingkan ketika pasar berada dalam tren bullish.

"Pasar saham bergerak sangat dinamis dan dipengaruhi banyak faktor global maupun domestik," kata Bernadus.

Bernadus menambahkan akses terhadap berbagai perspektif dari pelaku pasar menjadi penting agar investor dapat melihat peluang dan risiko investasi secara lebih komprehensif.

Baca Juga: IHSG Masih Rawan Tertekan Dalam Jangka Pendek, Saham-Saham Ini Bisa Jadi Pilihan

Sepanjang tahun 2026 berjalan, IHSG tercatat melemah lebih dari 26% dan bergerak di kisaran level 6.000. Pada saat yang sama, investor asing juga masih membukukan aksi jual bersih yang berlanjut sejak awal tahun.

Bernadus bilang kondisi tersebut membuat pelaku pasar cenderung lebih selektif dalam memilih saham dan sektor yang dinilai mampu bertahan di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Dalam kondisi seperti saat ini, investor juga dituntut lebih memperhatikan manajemen risiko serta menjaga disiplin dalam menjalankan strategi investasinya.

Sejalan dengan peningkatan literasi pasar modal, Sucor Sekuritas telah menggelar Stock Idea Festival 2026 yang dihadiri lebih dari 700 peserta dari berbagai daerah di Indonesia selama 10 jam. 

Baca Juga: IHSG Ambruk 8,35% ke 6.162, Cek Saham Net Sell Terbesar Asing Sepekan Terakhir

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×