kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Harga batubara meroket, mana emiten yang paling diuntungkan?


Rabu, 18 Agustus 2021 / 21:50 WIB
ILUSTRASI. Sebuah kapal tongkang pengangkut batubara melintas di Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, Senin (15/2/2021). Harga batubara meroket, mana emiten yang paling diuntungkan?


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Noverius Laoli

Namun, konsumsi batubara domestik dinilai masih cukup solid. Maybank Kim Eng mengatakan, penyerapan oleh  Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan pembangkit lainnya tidak akan banyak dipengaruhi oleh pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dalam jangka menengah dan panjang.

Sebab, biasanya penurunan permintaan listrik karena PPKM hanya bersifat sementara dan  tidak drastis.

Sementara itu, penurunan produksi sejumlah emiten sepanjang semester I-2021 akibat curah hujan, dinilai Dessy  menjadi seasonal effect setiap tahunnya.” Kami meyakini produksi akan kembali ke level normal pada kuartal berikutnya,” terang Dessy kepada Kontan.co.id, Rabu (18/9). Dessy menyematkan rating neutral untuk sektor batubara.

Maybank Kim Eng merekomendasikan investor untuk tetap membeli saham market leader perusahaan batubara, seperti PTBA, ADRO, dan PT United Tractors Tbk (UNTR) karena perbedaan performan harga batubara dan harga saham produsen batubara sangat signifikan.

Saham produsen batubara saat ini belum merefleksikan potensi keuntungan dan dividen produsen batubara secara penuh.

Selanjutnya: Harga batubara membara, harga jual batubara sejumlah emiten ikut terkerek

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×