kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 17.911   -17,00   -0,09%
  • IDX 6.193   74,07   1,21%
  • KOMPAS100 796   7,84   0,99%
  • LQ45 608   4,93   0,82%
  • ISSI 217   4,59   2,15%
  • IDX30 337   1,37   0,41%
  • IDXHIDIV20 431   1,76   0,41%
  • IDX80 91   0,94   1,05%
  • IDXV30 118   1,35   1,16%
  • IDXQ30 110   0,20   0,18%

Harga aluminium tergerus inflasi China


Rabu, 10 Januari 2018 / 18:42 WIB


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Data ekonomi China yang melemah menekan harga sejumlah komoditas logam industri, termasuk aluminium.

Mengutip Bloomberg, Selasa (9/1), harga aluminium kontrak pengiriman tiga bulanan di London Metal Exchange ditutup turun 1,03% ke level US$ 2.152,50 per metrik ton. Sedangkan, dibandingkan sepekan sebelumnya penurunannya sudah mencapai 4,95%.

Awalnya, inflasi China bulan Desember 2017 diperkirakan akan naik menjadi 1,9% dari bulan sebelumnya 1,7%. Namun data yang dirilis justru meleset. Inflasi di penghujung tahun hanya mencapai 1,8%.

“Lantaran yang mengalami perlambatan di sektor produsen, maka inilah yang mempengaruhi harga komoditas,” ujar Andri Hardianto, analis PT Asia Tradepoint Futures kepada Kontan, Rabu (10/1).

Selain itu pelemahan komoditas juga dipicu penemuan Departemen Perdangan Amerika Serikat (AS) akan adanya pengiriman aluminium China melalui Vietnam. Padahal, saat ini AS masih membatasi masuknya barang-barang dari China. Mereka juga tengah melakukan penyelidikan terhadap kualitas sejumlah komoditas asal negeri Tirai Bambu tersebut.

“Ini jadi sentimen negatif untuk aluminium,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×