kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.168.000   165.000   5,49%
  • USD/IDR 16.816   82,00   0,49%
  • IDX 7.673   -647,41   -7,78%
  • KOMPAS100 1.066   -83,15   -7,24%
  • LQ45 760   -52,32   -6,44%
  • ISSI 277   -27,82   -9,12%
  • IDX30 396   -21,87   -5,23%
  • IDXHIDIV20 472   -21,57   -4,37%
  • IDX80 118   -9,26   -7,28%
  • IDXV30 129   -9,41   -6,81%
  • IDXQ30 128   -6,14   -4,58%

Grup Titan Siap Bawa Titan Infra Sejahtera IPO pada Tahun 2025


Senin, 16 Desember 2024 / 17:44 WIB
Grup Titan Siap Bawa Titan Infra Sejahtera IPO pada Tahun 2025
ILUSTRASI. Infrastruktur angkutan dan logistik batubara oleh Grup Titan Infra Sejahtera (TIS).


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Noverius Laoli

Victor meyakini, jumlah batubara PTBA yang melewati jalan TIS akan terus bertambah dari tahun ke tahun. Apalagi di tengah harga batubara yang relatif stabil di level harga US$ 125 per ton.

TIS pun mengambil langkah untuk mengantisipasi terjadinya penyumbatan di jalur lalu lintas (bottle neck) akibat lonjakan jumlah angkut dan pengapalan. Pada tahun ini, TIS sudah menambah jumlah pelabuhan dari dua menjadi tiga pelabuhan dengan lima konveyor. 

Rencananya tahun depan TIS akan kembali menambah satu konveyor. Victor optimistis terhadap prospek TIS di masa depan, sejalan dengan posisi Sumatra sebagai penghasil batubara terbesar kedua di Indonesia.

Baca Juga: Titan Terapkan Teknik Baru Pengelolaan Limbah

Sumatra Selatan (Sumsel), sebagai wilayah operasi TIS, merupakan penyumbang terbesar dari produksi batubara di Pulau Sumatra. Cadangan batubara di Sumsel mencapai sebesar 9,3 miliar ton atau sekitar 25% dari cadangan batubara nasional sebesar 37,6 miliar ton.

Konsentrasi tambang batubara di Sumsel berada di tiga wilayah. Meliputi Kabupaten Muara enim, Lahat dan Ogan Komering Ulu. Di Muara Enim saja, setidaknya ada 29 izin usaha pertambangan yang diterbitkan oleh pemerintah.

Pada tahun ini, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sumsel menargetkan produksi batubara mencapai 131 juta ton. Kondisi tersebut menjadi peluang pertumbuhan bagi TIS.

Apalagi ketika lumbung batubara di Kalimantan mulai menipis dan biaya produksi semakin tinggi, Sumsel akan semakin dilirik. "Ruang ini lah yang menjadi masa depan bagi TIS," tandas Victor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×