kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Gas alam akan semakin melaju di 2017


Jumat, 30 Desember 2016 / 21:12 WIB


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Harga komoditas gas alam memang terus membaik belakangan ini. Diperkirakan tren penguatan itu masih akan bertahan hingga kuartal I tahun 2017 nanti. Pasokan yang menipis, kondisi cuaca dan peralihan penggunaan batubara ke gas alam bakal menjadi sentimen positif pendukungnya.

“Kalau untuk jangka menengah prospeknya masih cerah,” terangnya Andri Hardianto, analis PT Asia Tradepoint Futures kepada KONTAN, Jumat (29/12).

Menurutnya di bulan Januari dengan kondisi cuaca yang diperkirakan masih cukup dingin. Suhu di bawah normal akan bergerak di seluruh AS bagian barat ke Midwest mulai 3-7 Januari.

Dengan demikian permintaan gas alam pasti akan mengalami peningkatan. “Belum lagi di AS ada peralihan bahan baku pembangkit energi dari batubara ke gas alam,” timpalnya.

Pembatasan produksi minyak mentah oleh Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) pun diperkirakan bisa turut mengangkat harga. Kalau rencana itu berhasil mengerek harga minyak mentah mau tak mau harga gas alam akan turut terangkat.

Andri menebak pada awal tahun harga gas alam akan dibuka menguat menembus level US$ 4 per mbbtu. Sedangkan sampai kuartal I 2017 bakal melanjutkan penguatan hingga US$ 4,5 per mbbtu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×