kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.927   57,00   0,32%
  • IDX 5.711   -110,07   -1,89%
  • KOMPAS100 738   -13,77   -1,83%
  • LQ45 563   -10,40   -1,82%
  • ISSI 198   -3,35   -1,66%
  • IDX30 319   -5,85   -1,80%
  • IDXHIDIV20 393   -7,77   -1,94%
  • IDX80 84   -1,60   -1,88%
  • IDXV30 107   -1,43   -1,32%
  • IDXQ30 103   -1,88   -1,79%

Faktor tekanan eksternal menahan laju rupiah


Senin, 04 Desember 2017 / 06:54 WIB


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah tampaknya masih akan melemah pada perdagangan Senin (4/12). Pasalnya, sentimen eksternal cukup kuat.

Dari eksternal, proyeksi pertumbuhan ekonomi AS yang membaik akan menekan kurs rupiah. "Kebijakan moneter AS yang ingin menaikkan suku bunga masih in line dengan kondisi AS," kata Josua Pardede, Ekonom Bank Permata, Jumat (2/12). Apalagi, pekan ini sejumlah pejabat The Fed akan berpidato. 

Sedang dari dalam negeri, angka inflasi November diprediksi masih dalam kisaran target Bank Indonesia. "Ekspektasi pasar inflasi November di 3,4%-3,5% sementara target inflasi yang ditargetkan BI 3,5% plus minus 1%," kata Josua. 

Research & Analyst Valbury Asia Futures Lukman Leong juga sependapat dengan Josua. Lukman memprediksi rupiah hari ini akan melemah terbatas dan bergerak di kisaran Rp 13.490–Rp 13.530 per dollar AS. Sedang menurut hitungan Josua, rupiah berpotensi bergerak antara Rp 13.460–Rp 13.560 per dollar AS. 

Akhir pekan lalu (30/11), kurs spot rupiah melemah 0,19% menjadi Rp 13.526 per dollar AS. Sedang kurs tengah rupiah Bank Indonesia turun tipis 0,01% ke Rp 13.514 per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×