kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.692   106,00   0,60%
  • IDX 6.426   -296,97   -4,42%
  • KOMPAS100 854   -39,48   -4,42%
  • LQ45 635   -22,48   -3,42%
  • ISSI 232   -11,33   -4,66%
  • IDX30 361   -10,28   -2,77%
  • IDXHIDIV20 446   -9,11   -2,00%
  • IDX80 98   -4,03   -3,96%
  • IDXV30 126   -3,33   -2,57%
  • IDXQ30 116   -2,63   -2,21%

EUR/USD melemah di tengah sentimen negatif Eropa


Rabu, 22 Mei 2019 / 06:09 WIB


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pergerakan pasangan mata uang EUR/USD terpantau terkoreksi. Analis Monex Investindo Futures, Faisyal mengatakan ketidakpastian politik dan meningkatnya surat utang Italia serta antisipasi pasar menjelang pemilu parlemen Eropa pada tanggal 23-26 Mei 2019 menjadi salah satu sentiment negative.

Berdasarkan data Bloomberg, Selasa (21/5) pukul 22.49 WIB pasangan mata uang EUR/USD terkoreksi tipis 0,05% di level 1,1160. Faisyal menambahkan dominannya sentimen penguatan dollar Amerika Serikat (AS) di balik ekspektasi bahwa The Fed tidak akan pangkas suku bunga di tahun ini berpotensi akan memicu pelemahan EUR/USD yang sudah berlangsung akhir-akhir ini.

Faisyal dalam analisisnya, Selasa (21/5) mengatakan untuk sisi bawahnya, level support EUR/USD terdekat berada di 1,1120, menembus ke bawah dari level tersebut berpotensi memicu penurunan lebih lanjut menuju ke 1,1070 sebelum menargetkan ke support kuat di 1,1010.

Sebaliknya, jika bergerak naik, area 1,1190 akan menjadi level resistance terdekat, menembus ke atas dari level tersebut berpotensi mendorong kenaikan lebih lanjut menuju ke 1,1240 sebelum membidik ke area resistance psikologis di 1,1300.

Faisyal meramal dalam perdagangan selanjutnya pasangan mata uang EUR/USD bakal berada di level support antara 1,1120, 1,1070, dan 1,1010. Sementara level resistance antara 1,1190, 1,1240, dan 1,1300.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×