kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.537.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.189   15,00   0,08%
  • IDX 4.920   15,48   0,32%
  • KOMPAS100 632   2,75   0,44%
  • LQ45 501   3,97   0,80%
  • ISSI 163   -0,60   -0,36%
  • IDX30 283   2,68   0,96%
  • IDXHIDIV20 382   4,30   1,14%
  • IDX80 73   0,29   0,40%
  • IDXV30 106   0,87   0,82%
  • IDXQ30 95   1,13   1,20%

Esa Medika Mandiri (EMMI) Catat Lonjakan Penjualan di Semester I-2026


Jumat, 31 Juli 2026 / 09:42 WIB
Esa Medika Mandiri (EMMI) Catat Lonjakan Penjualan di Semester I-2026
ILUSTRASI. PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) mencatat perbaikan kinerja pada semester I-2026.(DOK/Pulina Nityakanti)


Penulis: Muhammad Alief Andri | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) mencatat perbaikan kinerja pada semester I-2026, yang juga menjadi laporan keuangan perdana sejak resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada 8 Juli 2026.

Berdasarkan laporan keuangan interim, penjualan bersih EMMI melonjak lebih dari empat kali lipat menjadi Rp 65,4 miliar, dibandingkan Rp 15,40 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Sejalan dengan itu, laba kotor meningkat menjadi Rp 26,15 miliar dari Rp7,34 miliar. Sementara itu, rugi bersih berhasil ditekan sekitar 32% secara tahunan, mencerminkan perbaikan fundamental operasional perseroan.

Baca Juga: Laba Astra (ASII) Turun 19,22% Jadi Rp 12,5 Triliun Semester I-2026, Ini Penyebabnya

Direktur Utama PT Esa Medika Mandiri Tbk Florian Chris Widjaja, mengatakan capaian ini menjadi momentum awal bagi perseroan sebagai perusahaan terbuka.

“Laporan keuangan semester pertama ini merupakan laporan perdana kami sebagai perusahaan terbuka. Kami bersyukur berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang sangat kuat sekaligus memperbaiki kinerja operasional Perseroan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (31/7/2026).

Manajemen menjelaskan, kinerja pada semester pertama mencerminkan karakteristik industri alat kesehatan, khususnya pada segmen institusi pemerintah yang umumnya mencatat realisasi transaksi lebih besar pada semester kedua seiring proses tender dan penyerapan anggaran.

Oleh karena itu, periode awal tahun lebih difokuskan pada penguatan fundamental bisnis, termasuk pengelolaan operasional, persediaan, rantai pasok, serta partisipasi dalam proses tender pemerintah.

Selain pasar pemerintah, perseroan juga terus memperluas penetrasi ke segmen rumah sakit swasta dan fasilitas layanan kesehatan lainnya guna menjaga pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.

Ke depan, manajemen optimistis prospek kinerja pada Semester II-2026 tetap positif. Hal ini didukung sejumlah proyek yang akan dijalankan serta pipeline tender yang masih dalam proses evaluasi.

“Dengan pipeline proyek yang ada, kami optimistis dapat melanjutkan momentum pertumbuhan hingga akhir tahun,” tambah Florian.

Baca Juga: Rupiah Spot Menguat 0,50% ke Rp 18.054 per Dolar AS pada Jumat (31/7) Pagi

Sebagai emiten baru, EMMI juga menegaskan komitmennya dalam memanfaatkan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) secara disiplin sesuai prospektus, terutama untuk ekspansi kapasitas produksi dan penguatan daya saing.

Salah satu langkah yang tengah dilakukan adalah pengembangan fasilitas produksi baru di Cikupa, Tangerang, yang diharapkan dapat meningkatkan kapabilitas manufaktur sekaligus mendukung peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Selain itu, EMMI juga mulai membangun fondasi untuk ekspansi ke pasar internasional, seiring upaya memperkuat daya saing produk alat kesehatan nasional.

Dengan meningkatnya aktivitas pengadaan pada semester kedua serta dukungan strategi pasca-IPO, EMMI optimistis tren pertumbuhan dapat berlanjut hingga akhir 2026, meski masih dihadapkan pada tantangan kondisi ekonomi makro.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×