Reporter: Yuliana Hema | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan perdagangan besar alat laboratorium, farmasi dan kedokteran, PT Esa Medika Mandiri berencana untuk menggelar penawaran umum saham perdana alias Initial Public Offering (IPO).
Melansir laman e-IPO pada Senin (22/6), calon emiten dengan saham EMMI ini menawarkan maksimal 522,85 juta saham atau setara dengan 30% dari modal ditempatkan dan disetor pasca IPO.
Baca Juga: Rupiah Spot Melemah 0,05% ke Rp 17.813 per Dolar AS pada Senin (22/6) Pagi
Dalam masa penawaran awal atau bookbuilding, EMMI menetapkan harga di kisaran Rp 446–Rp 515. Dengan demikian, perusahaan yang berkedudukan di Tangerang ini berpotensi meraup dana segar Rp 269,27 miliar.
Rencannya sebesar Rp 50 miliar dari dana IPO akan digunakan untuk pembayaran sebagian pokok pinjaman EMMI. Lalu sekitar 11,8% akan dipakai untuk pembangunan gedung pabrik Cikupa.
Kemudian maksimal sekitar 68,7% dari dana IPO akan digunakan untuk keperluan modal kerja, antara lain pembelian barang terkait proyek serta pembelian bahan baku atau persediaan.
Dalam aksi korporasi ini EMMI menunjuk PT BRI Danareksa Sekuritas PT Ina Sekuritas sebagai underwriter. Adapun masa penawaran awal dimulai pada 22 Juni 2026 sampai dengan 24 Juni 2026.
Baca Juga: Harga Emas Turun Senin (22/6) Pagi, Dipicu Ketegangan AS-Iran & Nada Hawhish The Fed
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













