Reporter: Vatrischa Putri Nur | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir melemah pada perdagangan Selasa (3/11/2026). Pergerakan terlihat setelah IHSG ditutup pada posisi 4904,29 atau turun 192,54 poin atau 3,78% secara harian.
Berdasarkan data perdagangan, IHSG bergerak di zona merah sepanjang sesi perdagangan hari ini. IHSG sempat mencapai posisi tertinggi di level 5143,58.
Berikut rekomendasi teknikal sejumlah saham untuk perdagangan Rabu (4/11/2026) dari beberapa analis. Simak ulasan lengkapnya:
1. PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG)
ITMG masih bergerak sideways dalam rentang level 24.600-25.300 dengan indikator MACD menunjukkan tren yang melandai, sedangkan RSI bergerak turun ke bawah level 50. Maka saat ini wait & see dengan konfirmasi buy on break di level 25.300 dengan target menuju resistance 26.650 dan batasi jika breakdown support 24.400.
Rekomendasi: Buy on Break
Support: Rp 24.400
Resistance: Rp 26.650
VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia Oktavianus Audi
Baca Juga: Rupiah Masih Tertekan Inflasi dan Geopolitik, Simak Proyeksi Besok Rabu (4/11)
2. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
Pertimbangan terkait pergerakan saham BBCA yakni, menguji three black crows dengan RSI melemah namun volume meningkat, bisa entry buy jka bisa betahan di 4740-4800. Pada Selasa (3/11), harga saham BBCA ditutup di level Rp 4.840 per saham atau melemah 2,81% secara harian.
Rekomendasi: Speculative Buy
Support: Rp 4.700
Resistance: Rp 5.450
Head of Online Trading BCA Sekuritas Achmad Yaki
Baca Juga: Kredibilitas Kebijakan Domestik Jadi Sorotan di Tengah Kenaikan CDS
3. PT Astra International Tbk (ASII)
ASII masih bergerak dalam tren sideways jangka pendek. Harga berada di level 4.750, terkoreksi 2,26% dan kembali berada di atas area support Fibonacci 4.500-4.612. MACD masih menunjukkan momentum positif karena garis MACD berada di atas signal line, meskipun harga perlu kembali menguat untuk mengonfirmasi kelanjutan rebound.
Rekomendasi: Buy on weakness
Support: Rp 4.612
Resistance: Rp 4.880
Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














