Reporter: Dimas Andi | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) mulai melaksanakan masa penawaran Obligasi Berkelanjutan I Energi Mega Persada Tahap IV Tahun 2026 pada Kamis (23/7). Surat utang ini memiliki jumlah pokok sebesar Rp 250 miliar.
Obligasi tersebut ditawarkan dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,95% per tahun dan berjangka waktu 370 hari kalender sejak tanggal emisi. Bunga obligasi dibayarkan setiap triwulan sejak tanggal emisi, di mana bunga obligasi pertama akan dibayar pada 28 Oktober 2026 sedangkan bunga obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo obligasi akan dibayar pada 8 Agustus 2027.
Setelah masa penawaran umum berlalu, maka akan dilanjutkan dengan tahap penjatahan pada 24 Juli 2026. Berikutnya, pengembalian uang pemesanan dan distribusi obligasi secara elektronik akan dilakukan pada 28 Juli 2026. Obligasi ini kemudian akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 29 Juli 2026.
Baca Juga: Obligasi Rp 266 Miliar Jatuh Tempo, Chandra Asri (TPIA) Siapkan Dana Kas
“Dana hasil penerbitan obligasi ini seluruhnya akan digunakan Perseroan untuk disalurkan kepada perusahaan anak untuk modal kerja dalam rangka mendukung kegiatan usaha dari masing-masing perusahaan anak tersebut,” ungkap manajemen ENRG.
Dalam hal ini, modal kerja tersebut ditujukan untuk pembayaran biaya produksi dan penunjang lainnya yang mencakup biaya sewa fasilitas produksi dan penyimpanan hasil produksi, biaya bahan bakar produksi, biaya gaji, dan/atau pembayaran kewajiban usaha kepada pemasok maupun pihak ketiga yang ditargetkan seluruhnya terealisasi pada 31 Desember 2026.
Bila dirinci, sekitar 52,69% dana obligasi tersebut disalurkan ENRG kepada PT Kalila Bentu (KEIL), kemudian 21,78% untuk PT Energi Ekosistem Sumatera (EEES), dan 25,53% untuk PT Energi Timur Epicentrum (ETE).
Penyaluran dana dari ENRG untuk kebutuhan modal kerja ketiga anak usaha tersebut akan dilakukan dalam bentuk pinjaman yang didasari oleh kebutuhan modal kerja untuk mendukung kegiatan usaha masing-masing.
Dalam penerbitan obligasi ini, ENRG menggadang PT Mandiri Sekuritas, PT Sucor Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai penjamin pelaksana obligasi dan penjamin emisi obligasi. Adapun PT Bank Rakyat Indonesia Tbk turut berperan sebagai wali amanat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














