kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.725.000   80.000   3,02%
  • USD/IDR 17.779   -88,00   -0,49%
  • IDX 6.502   107,46   1,68%
  • KOMPAS100 842   17,11   2,07%
  • LQ45 639   11,27   1,80%
  • ISSI 229   4,24   1,89%
  • IDX30 356   5,32   1,52%
  • IDXHIDIV20 433   5,05   1,18%
  • IDX80 96   1,89   2,00%
  • IDXV30 121   1,43   1,20%
  • IDXQ30 113   1,57   1,41%

Emas Bisa Menjadi Pilihan Investor di Tengah Ketidakpastian Global


Rabu, 27 Mei 2026 / 09:45 WIB
Emas Bisa Menjadi Pilihan Investor di Tengah Ketidakpastian Global
ILUSTRASI. Permintaan emas batangan di Indonesia melonjak 47% kuartal I-2026


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Emas masih menjadi salah satu instrumen yang banyak dilirik masyarakat karena dinilai memiliki karakter sebagai safe haven asset atau aset pelindung nilai.

Berdasarkan data World Gold Council (WGC), permintaan emas batangan dan koin di Indonesia tumbuh pesat sebesar 47% secara tahunan pada kuartal I – 2026, menjadi 23,6 ton. 

Brand Manager Lakuemas Esther Napitupulu mengatakan, keputusan Bank Indonesia menaikkan BI Rate sebesar 50 basis poin (bps) dilakukan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan mengantisipasi tekanan inflasi.

Langkah ini sekaligus mengakhiri periode penahanan suku bunga selama delapan bulan terakhir di tengah tekanan eksternal terhadap perekonomian domestik. 

Baca Juga: Adaro Andalan Indonesia (AADI) Bersiap Bagi Dividen Tunai US$ 200 Juta

Dampak kenaikan suku bunga diperkirakan akan segera dirasakan masyarakat, terutama pada kredit dengan skema floating rate seperti Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan pinjaman konsumtif lainnya. 

Di tengah kondisi tersebut, Esther melihat masyarakat cenderung menjadi lebih berhati-hati dalam mengatur keuangan. Menurutnya, fokus masyarakat kini tidak hanya tertuju pada keuntungan jangka pendek, tetapi juga pada upaya menjaga nilai aset dalam jangka panjang.

Dalam situasi seperti ini, emas kembali menjadi salah satu instrumen yang banyak dilirik karena dinilai memiliki karakter yang relatif stabil dibandingkan instrumen berbasis bunga.

“Di tengah perubahan kondisi ekonomi dan kenaikan suku bunga, masyarakat kini semakin memperhatikan pentingnya diversifikasi aset dan perencanaan finansial jangka panjang. Emas masih menjadi salah satu instrumen yang relevan karena memiliki karakter sebagai safe haven asset,” ujar Esther dalam keterangan resmi, Rabu (27/5/2026). 

Sebagai platform investasi emas digital, Lakuemas menghadirkan akses yang mudah, aman, dan transparan bagi masyarakat Indonesia.

Setiap transaksi didukung oleh kepemilikan emas fisik dengan rasio 1:1, sehingga memberikan rasa aman sekaligus kepastian nilai bagi investor. Dengan sistem yang fleksibel, masyarakat dapat mulai berinvestasi secara bertahap sesuai kemampuan finansial masing-masing.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×