kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.125   38,00   0,21%
  • IDX 6.038   113,48   1,92%
  • KOMPAS100 788   17,25   2,24%
  • LQ45 602   13,12   2,23%
  • ISSI 207   3,32   1,63%
  • IDX30 341   7,10   2,13%
  • IDXHIDIV20 423   9,63   2,33%
  • IDX80 90   2,01   2,29%
  • IDXV30 114   2,10   1,87%
  • IDXQ30 109   1,94   1,81%

Ekspor Perdana Aluminium Buka Peluang Baru ADMR, Simak Prospek Sahamnya


Senin, 13 Juli 2026 / 17:14 WIB
Ekspor Perdana Aluminium Buka Peluang Baru ADMR, Simak Prospek Sahamnya
ILUSTRASI. ADMR memulai ekspor aluminium perdana, menandai transformasi bisnis yang berpotensi mendorong rerating saham. (Dok/ADMR)


Penulis: Muhammad Alief Andri | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) mulai menunjukkan arah transformasi bisnisnya setelah mencatat ekspor perdana aluminium primer melalui anak usahanya, PT Kalimantan Aluminium Industry, pada Juni 2026. Langkah ini dinilai menjadi katalis penting bagi prospek jangka menengah perseroan.

Head of Research KISI Sekuritas Muhammad Wafi menilai, ekspor perdana tersebut bukan sekadar diversifikasi pendapatan, melainkan mencerminkan perubahan profil bisnis ADMR menuju hilirisasi bernilai tambah.

“Ini adalah transformasi dari pure commodities play menjadi value-added downstream player. Dalam jangka panjang, ini berpotensi menjadi katalis rerating yang belum sepenuhnya tercermin di harga saham,” ujarnya kepada Kontan, Senin (13/7/2026).

Baca Juga: RMK Energy (RMKE) Segera Realisasikan Pelaksanaan Stock Split

Dari sisi pasar, momentum ekspor dinilai cukup tepat di tengah gangguan pasokan aluminium global, khususnya di Amerika Serikat. Kondisi tersebut membuka peluang tambahan margin, meski pada tahap awal ADMR dinilai belum memiliki daya tawar harga setinggi pemain global yang sudah mapan.

“Premium harga kemungkinan masih di bawah level jangka panjang karena ADMR masih pemain baru,” tambah Wafi.

Investment Analyst Infovesta Kapital Advisori Ekky Topan menilai, ekspor ini juga menjadi validasi bahwa proyek hilirisasi aluminium ADMR mulai memasuki tahap komersialisasi dan terintegrasi dalam rantai pasok global.

Menurutnya, peluang margin tetap terbuka seiring harga aluminium global dan premi fisik yang masih relatif tinggi akibat keterbatasan pasokan.

Meski demikian, kontribusi aluminium terhadap kinerja tahun ini diperkirakan masih berlangsung secara bertahap. Target penjualan 350.000 ton pada 2026 dinilai cukup ambisius, mengingat ekspor baru dimulai pada pertengahan tahun.

“Batubara metalurgi masih menjadi kontributor utama pada 2026, sementara aluminium akan menjadi sumber pertumbuhan tambahan yang lebih optimal pada 2027,” kata Wafi.

Ekky menambahkan, apabila proses ramp-up berjalan lancar, segmen aluminium berpotensi menjadi katalis utama dalam jangka menengah, mengingat kapasitas fase pertama smelter mencapai sekitar 500.000 ton per tahun.

Namun, ekspansi ke bisnis aluminium juga tidak lepas dari sejumlah risiko. Wafi menggarisbawahi empat faktor utama, yakni risiko eksekusi pada fase ramp-up, volatilitas tarif ekspor ke AS, biaya energi smelter, serta fluktuasi harga aluminium global.

 

Sementara itu, Ekky menyoroti risiko harga komoditas, biaya produksi yang sangat bergantung pada energi, serta tantangan teknis dalam proses commissioning dan peningkatan kapasitas.

Dari sisi prospek, analis cenderung melihat kinerja ADMR hingga akhir 2026 tetap positif dengan pendekatan yang hati-hati. Batubara metalurgi masih menjadi fondasi utama, sementara aluminium menjadi katalis tambahan.

“Ini lebih merupakan cerita 12–18 bulan ke depan, bukan katalis jangka pendek,” jelas Wafi.

Adapun dari sisi rekomendasi, Ekky menilai saham ADMR masih menarik dengan strategi trading buy hingga buy on weakness. Area Rp1.450–Rp1.500 dinilai sebagai level akumulasi, dengan potensi penguatan ke Rp1.650–Rp1.680 dalam jangka pendek.

Untuk jangka lebih panjang, jika momentum fundamental aluminium semakin kuat, saham ADMR berpeluang menuju kisaran Rp1.900–Rp2.000 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×