kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

DSSA masih punya opsi jual obligasi FREN


Selasa, 25 Maret 2014 / 11:39 WIB
ILUSTRASI. Panen kelapa sawit PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT).


Reporter: Amailia Putri Hasniawati | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) masih memiliki opsi untuk mengalihkan obligasi wajib konversi (OWK) PT Smartfren Telecom Tbk (FREN).

Perusahaan batubara milik Grup Sinarmas ini menggenggam sembilan unit OWK seri I FREN dan satu unit OWK seri II FREN. Total nilainya mencapai Rp 1 triliun. Dengan kepemilikan tersebut, DSSA bisa memiliki 15%-30% saham FREN ketika konversi.

"Itu (pengalihan ke pihak lain) salah satu opsinya, tapi tahun ini, kami masih akan pegang," ujar Hermawan Tarjono, Sekretaris Perusahaan DSSA.

Manajemen DSSA memang tidak berminat untuk menukar obligasi tersebut dengan saham. Namun, mengingat obligasi ini merupakan obligasi wajib konversi, jadi manajemen memiliki kesempatan untuk menjualnya ke pihak lain.

Hermawan mengaku, belum mencari investor yang mau membeli OWK FREN ini. OWK ini terbit pada 20 Februari 2012 dan memiliki jatuh tempo selama lima tahun. DSSA membeli OWK ini dari pemilik terdahulu, yaitu PT Valensia Persada. Adapun, total OWK yang diterbitkan nilainya mencapai Rp 4,7 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×