kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Oki Ramadhana dan Laksono Widodo Dikabarkan ke INA, Kandidat Dirut BEI Mengerucut


Jumat, 15 Mei 2026 / 17:16 WIB
Oki Ramadhana dan Laksono Widodo Dikabarkan ke INA, Kandidat Dirut BEI Mengerucut
ILUSTRASI. Direktur Utama Mandiri Sekuritas Oki Ramadhana (Dok/Mandiri Sekuritas)


Reporter: Titis Nurdiana, Yuliana Hema | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Oki Ramadhana dikabarkan akan menjadi Chief Executive Officer (CEO) Indonesia Investment Authority (INA). Oki bakal didampingi oleh Laksono Widodo dalam memimpin Sovereign wealth fund (SWF) ini. 

Laksono akan menjabat sebagai Chief Investment Officer (CIO). KONTAN sudah mengkonfirmasi kabar kepada Laksono, tetapi dia masih enggan untuk berkomentar lebih banyak. 

Berdasarkan keterangan yang diterima KONTAN pada Jumat (15/5), VP Corporate Communication INA Putri Diantia menyampaikan bahwa transisi kepemimpinan di jajaran direksi saat ini tengah berlangsung sesuai kerangka tata kelola dan proses formal yang berlaku. 

Baca Juga: Rupiah Kian Terpuruk ke Rp 17.597 per Dolar AS pada Jumat (15/5), Ini Penyebabnya

“Informasi lebih lanjut mengenai pengangkatan tersebut akan disampaikan setelah proses formal selesai secara resmi,” tulisnya dalam keterangan resmi.

Padahal, nama Oki dan Laksono sebelumnya masuk dalam daftar kandidat Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI). Dengan demikian, persaingan untuk memperebutkan kursi nomor satu di BEI diperkirakan semakin mengerucut.

Berdasarkan sumber yang berbisik ke Kontan, nama Jeffrey Hendrik dan Fifi Virgantria kini disebut-sebut sebagai kandidat terkuat untuk menduduki posisi Direktur Utama BEI.

Para calon direktur BEI itu sebenarnya sudah melakukan fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan pada 11 Mei 2025. Uji kelayakan ini masih akan berlangsung sampai pekan depan untuk jabatan lainnya. 

KONTAN juga telah menghubungi Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Hasan Fawzi, terkait proses seleksi di tengah kabar bergabungnya Oki dan Laksono ke INA. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan dari pihak terkait.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×