kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Dow Jones dan S&P 500 menguat di atas 1%, progres obat Covid-19 jadi pendukung


Sabtu, 11 Juli 2020 / 06:05 WIB
ILUSTRASI. Wall Street ditutup menguat


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

Di sisi lain, Amerika Serikat (AS) mencatat peningkatan satu hari terbesar dalam infeksi Covid-19 baru secara global untuk hari kedua berturut-turut pada hari Kamis lalu. Ini memaksa warga AS untuk mengambil tindakan pencegahan baru. Beberapa negara bagian telah membatalkan rencana pembukaan kembali beberapa kegiatan bisnis.

Namun, kabar dari Remdesivir Gilead yang secara signifikan meningkatkan pemulihan klinis dan mengurangi risiko kematian pada pasien Covid-19, juga menjadi angin segar bursa saham Negeri Paman Sam. Alhasil, saham produsen obat ini naik 2,2%, walau temuan itu membutuhkan konfirmasi lanjutan dalam uji klinis.

"Ini semacam meredam beberapa kekhawatiran yang telah terbangun selama beberapa hari terakhir, setelah sejumlah peningkatan kasus virus corona di negara bagian yang berada di kawasan selatan," kata Charlie Ripley, Senior Investment Strategist Allianz Investment Management di Minneapolis.

Untuk pekan ini, indeks Dow Jones berhasil naik 1% dan indeks S&P 500 loncat 1,8%, sementara Nasdaq melonjak 4%. Indeks Volatilitas Cboe berakhir turun pada hari itu dan turun 0,39 poin untuk minggu ini.

Baca Juga: Misi dua ilmuwan WHO yang hari ini memulai kunjungan ke China

Tetapi tantangan di depan mata masih ada. Setelah keuntungan keseluruhan untuk perusahaan yang berada di indeks S&P 500 diperkirakan turun lebih dari 40% pada kuartal kedua. Menurut data IBES dari Refinitiv, ini akan menjadi penurunan laba triwulanan terbesar sejak krisis keuangan, 

Hal tersebut terjadi karena kasus virus corona di AS yang akhirnya membawa penutupan ekonomi untuk memperlambat penyebaran. Hasilnya, jutaan warga negara AS terjun ke dalam jurang pengangguran. 

Pada perdagangan kemarin, saham Carnival Corp berhasil melonjak 10,8% setelah operator jalur pelayaran berencana untuk melanjutkan operasi secara bertahap dan akan mengoperasikan armada yang lebih kecil saat kembali.

Serupa, saham Netflix Inc pun terbang 8,1% setelah Goldman Sachs menaikkan target harga pada saham layanan streaming video.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×