kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.890   8,00   0,04%
  • IDX 6.302   -72,08   -1,13%
  • KOMPAS100 823   -12,50   -1,50%
  • LQ45 627   -6,68   -1,05%
  • ISSI 217   -3,15   -1,43%
  • IDX30 351   -3,41   -0,96%
  • IDXHIDIV20 427   -2,06   -0,48%
  • IDX80 94   -1,35   -1,41%
  • IDXV30 117   -1,05   -0,89%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,56%

Pergerakan Rupiah Menanti Pidato Kenegaraan Prabowo, Diprediksi Sideways ke Rp 17.950


Kamis, 13 Agustus 2026 / 16:23 WIB
Pergerakan Rupiah Menanti Pidato Kenegaraan Prabowo, Diprediksi Sideways ke Rp 17.950
ILUSTRASI. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. (AFP/BAY ISMOYO)


Reporter: Muhammad Fatih | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pergerakan nilai tukar rupiah diperkirakan masih bergerak fluktuatif, namun cenderung berkonsolidasi pada perdagangan akhir pekan, seiring dengan pasar yang mencermati rilis data ekonomi Amerika Serikat (AS) serta dinamika geopolitik global.

Berdasarkan data Bloomberg pada perdagangan Kamis (13/8/2026), rupiah di pasar spot ditutup stagnan pada level Rp 17.877 per dolar AS.

Sementara itu, data Trading Economics mencatat rupiah berada di level Rp 17.869,2 per dolar AS atau melemah 0,04%, dan kurs acuan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia mencatatkan pelemahan 0,03% ke level Rp 17.882 per dolar AS dibanding posisi hari sebelumnya Rp 17.876 per dolar AS.

Baca Juga: IHSG Ditutup Turun 1,13% ke 6.301 pada Kamis (13/8), MBMA, ESSA, INCO Top Losers LQ45

Ekonom Universitas Airlangga, Rahma Gafmi, menilai pergerakan rupiah pada perdagangan Kamis (13/8) terutama digerakkan oleh kombinasi ketidakpastian geopolitik global dan dinamika data ekonomi AS.

Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz memicu kekhawatiran gangguan pasokan energi global, sehingga mendorong aksi perburuan aset safe haven seperti dolar AS.

Di saat bersamaan, data inflasi (CPI) AS yang merambat naik memperkuat spekulasi bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama (higher for longer).

"Ketakutan akan potensi gangguan pasokan dan lonjakan harga energi global ini mendorong investor memburu aset aman (safe haven), yang membuat dolar AS menguat secara luas," ujar Rahma kepada Kontan, Kamis (13/8/2026).

Menatap perdagangan Jumat (14/8/2026), laju rupiah akan sangat dipengaruhi oleh kombinasi sentimen global dan agenda domestik krusial, yakni Pidato Kenegaraan dan Penyampaian RUU APBN 2027 beserta Nota Keuangan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Pelaku pasar domestik akan mencermati detail postur anggaran, proyeksi defisit, asumsi makro seperti target kurs dan inflasi, hingga strategi pengelolaan utang.

Kebijakan fiskal yang kredibel dinilai sebagai kunci utama untuk menjaga kepercayaan investor asing.

Dari mancanegara, pasar masih akan mencerna respons lanjutan atas rilis data CPI AS terhadap pergerakan Indeks Dolar (DXY) dan yield US Treasury, eskalasi ketegangan di Timur Tengah, serta dampak rebalancing indeks MSCI terhadap arus modal keluar (capital outflow).

Melihat tumpukan sentimen tersebut, Rahma memproyeksikan mata uang Garuda masih berada dalam rentang yang cenderung terbatas.

"Rentang kisaran pergerakan rupiah untuk perdagangan besok diproyeksikan berada di level Rp 17.800 hingga Rp 17.950 per dolar AS, dengan kecenderungan untuk tetap tertekan atau bergerak mendatar (sideways di zona lemah)," pungkasnya.

Baca Juga: Rupiah Spot Ditutup Stagnan pada Level Rp 17.877 per Dolar AS pada Kamis (13/8/2026)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×