kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Di sesi I, tekanan terhadap IHSG kian besar


Jumat, 20 Desember 2013 / 11:53 WIB
ILUSTRASI. Promo HUT Tokopedia 13 s.d 25 Agus 2022, Menangkan Total Hadiah Rp15 Juta buat Anda!


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan semakin dalam pada penutupan sesi I hari ini (20/12). Mengutip data RTI, pada pukul 11.30 WIB, indeks tercatat turun 1,11% menjadi 4.184,86.

Di sepanjang sesi I, ada 154 saham yang memerah. Sementara, jumlah saham yang turun sebanyak 36 saham dan 86 saham lainnya diam di tempat. Volume transaksi hari ini melibatkan 1,986 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 1,609 triliun.

Secara sektoral, ada sembilan sektor yang menurun. Tiga sektor dengan penurunan terbesar yakni: sektor pertambangan turun 1,75%, sektor industri lain-lain turun 1,38%, dan sektor keuangan turun 1,35%. Adapun satu-satunya sektor yang naik adalah sektor agrikultur sebesar 1,14%.

Saham-saham yang berada di jajaran top gainers siang ini di antaranya: PT Prima Alloy Steel Tbk (PRAS) naik 12,28% menjadi Rp 192, PT Hanson International Tbk (MYRX) naik 11,32% menjadi Rp 590, dan PT Ancora Indonesia naik 9,38% menjadi Rp 175.

Sementara itu, di posisi top losers, terdapat saham-saham: PT Pelayaran Nasional Tbk (BBRM) turun 6,63% menjadi Rp 155, PT Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI) turun 6% menjadi Rp 2.350, dan PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) turun 4,95% menjadi Rp 1.730.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×