kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.978   131,00   0,73%
  • IDX 5.904   -291,18   -4,70%
  • KOMPAS100 783   -41,15   -4,99%
  • LQ45 592   -27,39   -4,42%
  • ISSI 204   -10,24   -4,77%
  • IDX30 336   -13,67   -3,91%
  • IDXHIDIV20 415   -12,91   -3,02%
  • IDX80 89   -4,72   -5,04%
  • IDXV30 114   -4,01   -3,41%
  • IDXQ30 109   -3,68   -3,28%

Mampukah IHSG melanjutkan penguatannya?


Jumat, 20 Desember 2013 / 08:24 WIB
ILUSTRASI. Berikut beberapa trik untuk membantu menghilangkan bekas stiker yang masih menempel di kaca dan cermin.


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menyambut positif kepastian pembatasan stimulus The Fed. Kamis sore, IHSG ditutup naik 35,7 poin atau menguat 0,85% ke level 4.231,98.

Tapi, investor disarankan untuk tetap waspada saat memulai transaksi perdagangan hari ini. Sebab, analis menilai, kenaikan indeks itu hanya bersifat jangka pendek. "Fenomena ini biasa disebut bear market rally yang disebabkan oleh euphoria pasca meeting The Fed," imbuh Yuganur Wijanarko, Senior Research HD Capital, (20/12).

Dia memperkirakan, indeks akan bergerak di kisaran 3.980-4.100 dan resistance 4.270-4.410. Cermati saham TINS, ASII, LSIP, dan AALI.

Reza Priyambada, Kepala Riset Trust Securities memberikan gambaran serupa. Apalagi jika mempertimbangkan intraday perdagangan kemarin yang cenderung tertekan akibat aksi ambil untung.

Lagipula, secara teknikal, IHSG juga masih berada dalam tren penurunan. Peluang penurunan makin besar mengingat adanya potensi ambil untung jelang liburan akhir tahun ini.

"Indeks masih menunjukan target penurunan, tapi dengan pergerakan indeks yang melampaui target resistance 4.207-4.220 diharapkan mampu memberikan tren positif," tutur Reza.

Dia meramal, kisaran pergerakan IHSG hari ini ada di level support 4.186-4.215 dan resistance 4.238-4.260.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×