kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

Di New York, tekanan terhadap emas masih berlanjut


Selasa, 21 Mei 2013 / 20:05 WIB
ILUSTRASI. Rekomendasi saham dari analis untuk hari Rabu (8/12), BUKA juga direkomendasikan


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SINGAPURA. Harga kontrak emas dunia ditransaksikan menurun di New York pada pagi waktu setempat (21/5). Mengutip situs Bloomberg, pada pukul 07.47 waktu New York, harga kontrak emas untuk pengantaran Juni menurun 0,5% menjadi US$ 1.376,70 per troy ounce di Comex, New York.

Kemarin (20/5), harga kontrak emas merosot hingga ke posisi US$ 1.336,30 per troy ounce. Ini merupakan posisi harga emas termurah sejak 18 April lalu.

Murahnya harga emas dipicu adanya spekulasi bahwa the Federal Reserve AS kemungkinan akan mengakhiri pembelian obligasi atau yang lazim dikenal dengan quantitative easing. Hal itu yang lantas memangkas permintaan emas sebagai alat lindung nilai kekayaan.

"Pelaku pasar harus fokus pada pidato yang akan disampaikan Pimpinan the Fed Ben S Bernanle dan hasil rekaman pertemuan Federal Open Market Committee. Kemungkinan, inti dari pernyataan Bernanke dan hasil rapat akan mengangkat masalah mengenai keprihatinan akan program QE,' urai tim analis Karvy Comtrade Ltd yang berbasis di Hyderabad, India.

Catatan saja, harga emas sudah anjlok sebesar 18% pada tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×