kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Di akhir sesi II, IHSG tumbang 2,30%


Selasa, 26 November 2013 / 16:17 WIB
ILUSTRASI. Real Estate Indonesia (REI) berharap insentif PPN DTP dapat diperpanjang. Pho. KONTAN/Carolus Agus Waluyo/02/03/2022


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sesi II ditutup di zona merah dengan penurunan 99,54 poin atau turun 2,30% menjadi 4.235,26.

Ada 209 saham berada di zona merah, 58 saham naik dan 69 saham diam tak bergerak. Tercatat ada 7,29 miliar saham yang diperdagangkan dengan nilai Rp 8.607,98 triliun.

Semua sektor berada di zona merah, penurunan terdalam menimpa sektor infrastruktur yang turun 3,12%, disusul sektor industri lainnya turun 2,98%, keuangan turun 2,85%, pertambangan turun 2,84%, produk konsumen turun 2,32%, konstruksi turun 1,61%, basic industry turun 1,26%, perdagangan turun 1,03%, perkebunan turun 0,52% dan manufaktur turun 0,27%.

Saham LQ45 yang tercatat sebagai top losers pada sesi II adalah; PT Bumi Resources Tbk (BUMI) tumbang 15,19%, disusul PT United Tractors Tbk (UNTR) turun 6,94%, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun 6,47%, PT Perusahaan Gas negara Tbk (PGAS) turun 6,32%, dan PT Wijaya karya Tbk (WIKA) turun 5,81%.

Sementara itu, saham LQ45 yang berada di posisi top gainers adalah; PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) naik 3,56%, disusul PT XL Axiata Tbk (EXCL) naik 3,55%, PT Jasa Marga Tbk (JSMR) naik 2,51%, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) naik 2,31% dan PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) naik 1,92%. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×