kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Delapan saham naik, ini 10 saham LQ45 dengar PER terkecil (23 Agustus 2019)


Senin, 26 Agustus 2019 / 08:10 WIB
ILUSTRASI. Delapan saham naik, ini 10 saham LQ45 dengar PER terkecil.


Reporter: Hasbi Maulana | Editor: Hasbi Maulana

Saham-saham itu adalah LPPF, ADRO, Bukit Asam Tbk (PTBA), United Tractor Tbk, (UNTR), Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), Bank Negara Indonesia (BBNI), dan Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP).

Sebaliknya, ada dua saham yang turun harga, yaitu SRIL dan Media Nusantara Citra Tbk (MNCN).

Baca Juga: Ini 10 Saham Anggota Indeks LQ45 dengan Performa Terburuk Selama Lima Tahun Terakhir 

10 Saham LQ45 dengan PER Terendah
Kode Harga (22/8) Harga (23/8) PBV PER
LPPF 3.030 3.100 5,1 3,74
SRIL 338 336 0,84 3,86
ADRO 1.020 1.085 0,55 4,14
PTBA 2.420 2.490 1,63 6,3
UNTR 19.975 20.500 1,31 6,75
ITMG 12.025 12.075 1,09 6,81
MNCN 1.260 1.255 1,57 7,75
BBTN 2.180 2.190 0,94 8,87
INKP 6.900 6.950 0,69 9,16
BBNI 7.600 7.625 1,22 9,31

Sumber: RTI

Secara umum ada anggapan bahwa semakin kecil angka PER maka semakin murah pula harga saham tersebut dibanding saham-saham lain dalam sektor usaha yang sama.

Price earning ratio (PER) adalah perbandingan antara harga saham dengan laba bersih per saham. Penurunan harga saham di bursa secara otomatis akan menurunkan pula nilai PER kalau pada saat yang sama tidak terjadi perubahan laba bersih per saham.

Baca Juga: Proyeksi IHSG: Ditekan Balasan China

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×