kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Data tenaga kerja melambat, bursa saham AS bergerak flat


Jumat, 05 Oktober 2018 / 22:12 WIB
ILUSTRASI. Bursa AS


Reporter: Khomarul Hidayat | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Bursa Wall Street cenderung bergerak mendatar alias flat di perdagangan akhir pekan ini, setelah data terbaru tenaga kerja Amerika Serikat (AS) tidak banyak mengubah pandangan bahwa The Federal Reserve akan tetap menaikkan suku bunga secara bertahap.

Hingga Pukul 10.03 waktu AS, Jumat (5/10), indeks Dow Jones Industrial Average flat dilevel 26.627,57. Sementara indeks S&P 500 naik tipis 1,81 poin atau 0,06% menjadi 2.903,42. Sedangkan indeks Nasdaq Composite turun 22,18 poin atau 0,28% menjadi 7.857,33.

Pertumbuhan pekerjaan di Amerika Serikat (AS) melambat tajam pada bulan September 2018 kemungkinan karena badai Florence menekan penambahan tenaga kerja di restoran dan ritel.

Namun, tingkat pengangguran AS menurun mendekati level terendah dalam 49 tahun terakhir yakni sebesar 3,7% pada September 2018. Turunnya tingkat pengangguran sekaligus menandakan pengetatan di pasar tenaga kerja AS.

Sementara upah pekerja di AS meningkat, menunjukkan tekanan inflasi yang moderat. "Gambaran keseluruhan adalah bahwa pasar tenaga kerja AS tetap solid dan kuat," kata Matt Luzzetti, ekonom senior Deutsche Bank di New York seperti dikutip Reuters.

Jika tidak ada guncangan terhadap ekonomi, kata Luzzetti, The Fed kemungkinan akan menaikkan suku bunga lagi pada Desember 2018.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×