kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.899   -93,00   -0,52%
  • IDX 6.000   -9,23   -0,15%
  • KOMPAS100 771   -2,15   -0,28%
  • LQ45 592   -0,87   -0,15%
  • ISSI 209   0,10   0,05%
  • IDX30 328   0,24   0,07%
  • IDXHIDIV20 421   1,86   0,44%
  • IDX80 88   -0,19   -0,22%
  • IDXV30 114   0,43   0,37%
  • IDXQ30 107   0,10   0,09%

Bursa Efek Indonesia Perketat Seleksi IPO, Utamakan Kualitas


Jumat, 02 Oktober 2026 / 13:10 WIB
Bursa Efek Indonesia Perketat Seleksi IPO, Utamakan Kualitas
ILUSTRASI. BEI memperketat proses seleksi perusahaan yang ingin mencatatkan saham perdana (Initial Public Offering/IPO) demi menjaga kualitas emiten baru. ? (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Rashif Usman | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) memperketat proses seleksi perusahaan yang ingin mencatatkan saham perdana (Initial Public Offering/IPO) demi menjaga kualitas emiten baru.  

Direktur Pengembangan BEI Iding Pardi mengatakan jumlah penolakan terhadap calon emiten meningkat signifikan dibanding sebelumnya.

"Berdasarkan data, ada peningkatan jumlah emiten yang kami tolak. Dari sekitar 20%-30% menjadi sekitar 60%. Jadi dua kali lipat perusahaan-perusahaan yang mengajukan untuk IPO itu kami tolak, semata-mata kami ingin meningkatkan kualitas dari emiten-emiten kami" kata Iding dalam acara dalam acara Kompas100 Rebalancing Breakfast di Jakarta, Jumat (2/10/2026).

Baca Juga: BEI Jajaki Peluang Kerjasama dengan Bursa Global, Mulai dari ASEAN hingga Arab Saudi

Iding mengungkapkan, hingga saat ini baru tujuh perusahaan yang melaksanakan IPO sepanjang tahun 2026, jauh lebih sedikit dibanding tahun-tahun sebelumnya. Perlambatan ini, menurut Iding, sejalan dengan strategi BEI yang kini mengutamakan kualitas di atas kuantitas.

"Kami lebih selektif dalam menerima dan meloloskan calon-calon emiten kami," ucap Iding.

Untuk mendukung lahirnya emiten berkualitas, BEI juga menjalankan program pembinaan sejak sebelum IPO, termasuk pelatihan, workshop dan program inkubasi bisnis. BEI juga rutin menggelar kegiatan edukasi di 29 kantor perwakilan di seluruh Indonesia untuk menjaring calon emiten dari berbagai daerah.

Baca Juga: Dua Pengurus Solusi Sinergi (WIFI) Mengundurkan Diri, RUPSLB Digelar 21 Oktober 2026

Sebagai informasi tambahan, daftar ketujuh emiten yang sudah masuk sebagai emiten tercatat sepanjang tahun 2026, antara lain PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS), PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL),  PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI), PT Bach Multi Global Tbk (BACH), PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX), PT Niramas Utama Tbk (JELI) dan  PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×