kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Saham GOTO Ramai Diperdagangkan, Analis Menyoroti Valuasi dan Buyback


Jumat, 02 Oktober 2026 / 16:01 WIB
Diperbarui Jumat, 02 Oktober 2026 / 16:02 WIB
Saham GOTO Ramai Diperdagangkan, Analis Menyoroti Valuasi dan Buyback
ILUSTRASI. saham goto (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Ahmad Febrian, Yuliana Hema | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Perdagangan saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) kembali ramai pada hari kelima setelah pembukaan batas harga minimum Rp 50 atau gembok gocap. Setelah tertekan selama empat hari perdagangan sebelumnya, saham GOTO berada di level Rp 27 pada sesi I. Lalu hingga pukul 15:36 WIB, harga GOTO berada di Rp 30.  

Nilai transaksi GOTO hingga akhir sesi I mencapai Rp 1,74 triliun dengan volume 65,11 miliar saham. Aktivitas tersebut menjadi yang tertinggi dalam lima hari perdagangan terakhir.

Analis BRI Danareksa Sekuritas, Kafi Ananta  menilai harga saham GOTO saat ini telah berada pada valuasi yang menarik. Menurutnya, tekanan harga perlu dicermati bersama perbaikan kinerja perusahaan yang telah mencatatkan laba bersih selama dua kuartal berturut-turut.

“Pada harga saat ini, saham GoTo sudah diperdagangkan di bawah satu kali nilai buku atau price-to-book value, padahal perusahaan sudah profitable. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa valuasi sahamnya sudah rendah dibandingkan nilai buku perusahaan,” ujar Kafi, dalam penjelasannya, Jumat (2/10). 

GoTo membukukan laba bersih Rp 252 miliar pada kuartal II 2026. Naik sekitar 47% dari Rp 171 miliar pada kuartal sebelumnya. Pendapatan bersih mencapai Rp 5,7 triliun, tumbuh 31% secara tahunan. EBITDA Grup yang disesuaikan juga menembus Rp 1 triliun untuk pertama kalinya. Mendukung target EBITDA 2026 sebesar Rp 3,2 triliun-Rp 3,4 triliun.

Baca Juga: Rupiah Spot Ditutup Menguat 0,47% ke Rp 17.882 per Dolar AS pada Jumat (2/10/2026)

Kafi menilai, tingginya nilai transaksi di tengah tekanan harga menunjukkan adanya minat pasar pada level harga saat ini. Meski belum dapat menjadi indikasi pembalikan arah harga.

“Tekanan jual yang mulai mereda menunjukkan bahwa harga saham GoTo sudah sangat terdiskon sehingga banyak investor mulai melirik,” ujarnya.

Selain perbaikan kinerja, GoTo memiliki persetujuan buyback saham maksimal Rp 3,5 triliun untuk periode Juni 2026 hingga Juni 2027. Buyback dapat dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi pasar, kebutuhan likuiditas, dan ketentuan yang berlaku.

“GoTo punya amunisi buyback, dan harga yang sudah terdiskon seperti sekarang menjadi waktu yang baik untuk mempertimbangkan pembelian kembali saham. Pelaksanaannya dapat menjadi sinyal keyakinan manajemen terhadap nilai perusahaan sekaligus mendukung kepercayaan investor,” kata Kafi.

Senior Equity Research Analyst Phillip Sekuritas Indonesia Edo Ardiansyah mengatakan, GOTO punya bisnis dengan pendapatan yang tumbuh dan profitabilitas yang terus membaik.

Edo menunjuk kisaran harga wajar GOTO berdasarkan konsensus sebesar Rp 65 hingga Rp 74 per saham. Kisaran tersebut menunjukkan adanya selisih cukup lebar dibandingkan harga GOTO saat ini. 

“Selisihnya memang lebar. Namun, potensi kenaikan itu baru akan lebih mudah terealisasi ketika tekanan jual mereda dan investor kembali menilai GoTo berdasarkan kinerja bisnisnya,” ucapnya.

Perkembangan fundamental menjadi salah satu faktor penting setelah tekanan harga mulai mereda. Menurut Edo, aksi buyback memberikan ruang bagi perseroan menyesuaikan strategi dengan kondisi pasar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×