Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) mulai merampingkan portofolio investasi dan anak usahanya dengan melepas kepemilikan saham di dua perusahaan.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi perseroan untuk kembali memperkuat fokus pada bisnis inti engineering dan konstruksi sekaligus mendukung struktur keuangan dan likuiditas.
ADHI pada Rabu (30/9/2026) menandatangani dua Perjanjian Jual Beli Bersyarat atau Conditional Share Purchase Agreement (CSPA) untuk rencana divestasi saham di PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ) dan PT Dumai Tirta Persada (DTP).
Baca Juga: Ada Penyesuaian Laporan Keuangan, Laba ADHI Berbalik Jadi Rugi pada 2024
"Langkah strategis ini bertujuan menata portofolio dan memperkuat fokus ADHI pada bisnis inti engineering dan konstruksi," ujar Corporate Secretary ADHI Siswanto dalam keterangannya, Jumat (2/10/2026).
Dalam transaksi pertama, ADHI menandatangani CSPA dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau SMI untuk rencana divestasi 47,18% saham ADHI di JMJ.
JMJ merupakan perusahaan yang mengelola jalan tol dan menjadi bagian dari ekosistem infrastruktur jalan tol di Indonesia.
ADHI menyebut sinergi dengan SMI diharapkan dapat mendukung keberlanjutan pengelolaan dan pengembangan JMJ setelah proses divestasi.
Pada hari yang sama, ADHI juga menandatangani CSPA dengan PT Futura Energi Global Tbk (FUTR) untuk rencana divestasi 51% saham di DTP.
Baca Juga: Adhi Karya (ADHI) Perkuat Restrukturisasi Keuangan, Fokus Benahi Bisnis Inti
DTP merupakan perusahaan yang bergerak dalam penyediaan dan pengelolaan sistem penyediaan air minum di Kota Dumai, Riau, melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).
Dua transaksi tersebut masih berupa rencana divestasi berdasarkan CSPA sehingga pelaksanaannya tetap bergantung pada pemenuhan syarat dan ketentuan yang disepakati para pihak.
ADHI menyatakan penataan portofolio tersebut diarahkan untuk mengoptimalkan komposisi usaha serta nilai aset dan investasi perseroan. Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi transformasi dan penguatan fundamental perusahaan.
Baca Juga: Adhi Karya (ADHI) Seleksi Ketat Proyek dan Jaga Profitabilitas Tahun Ini
Ke depan, ADHI akan mengarahkan fokus bisnisnya pada konstruksi dan engineering, sementara portofolio investasi dan anak usaha akan ditata agar lebih selaras dengan strategi perseroan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













