kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Data inflasi jadi sentimen positif rupiah


Senin, 04 April 2016 / 07:10 WIB


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Inflasi yang lebih rendah menopang kurs rupiah. Di pasar spot, Jumat (1/4) nilai tukar rupiah terhadap dollar AS menguat 0,54% ke level Rp 13.167 dibanding sehari sebelumnya. Di kurs tengah Bank Indonesia rupiah menguat 0,57% ke level Rp 13.200.

Rully Arya Wisnubroto, Analis Pasar Uang Bank Mandiri, mengatakan, penguatan rupiah terpengaruh sentimen positif dari angka inflasi yang berada di level 0,19%.

"Inflasi lebih rendah dari ekspektasi, sehingga positif untuk rupiah," paparnya.

Menurut Rully, pergerakan rupiah pada awal pekan akan terpengaruh oleh data ekonomi Amerika Serikat (AS). Non-farm employment change bulan Maret yang turun.

"Tapi pelaku pasar sudah mengantisipasi jika The Fed belum akan menaikkan suku bunga," lanjut Rully. Hal ini membawa peluang penguatan rupiah pada awal pekan.

Tonny Mariano, Analis PT Esandra Arthamas Berjangka menambahkan, inflasi dalam negeri, penurunan harga BBM, tarif listrik hingga paket kebijakan ekonomi XI menjadi penopang rupiah.

Tonny memprediksi, hari ini rupiah akan melemah di kisaran Rp 13.125 - Rp 13.225. Rully memperkirakan, rupiah akan menguat di Rp 13.150 hingga Rp 13.225.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×