kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Data AS membaik, USD kalahkan EUR


Kamis, 06 Oktober 2016 / 20:24 WIB


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Dollar AS kembali unjuk gigi di hadapan mata uang EUR. Kenaikan USD didukung oleh menguatnya spekulasi kenaikan suku bunga The Fed pasca rilis klaim pengangguran Amerika Serikat (AS).

Mengutip Bloomberg, Kamis (7/10) pukul 20.10 WIB, pasangan EUR/USD tergerus 0,29% ke level 1,1173 dibanding sehari sebelumnya.

Tonny Mariano, Analis PT Esadar Arthamas Berjangka mengatakan, USD lebih unggul dari euro setelah spekulasi kenaikan suku bunga The Fed mulai muncul kembali. Hal ini menyusul data sektor jasa Amerika Serikat (AS) bulan September yang naik tajam ke level 57,1 dari sebelumnya 51,4.

Gubernur The Fed bagian Chicago, Charles Evans juga memberikan komentar yang menggarisbawahi potensi kenaikan suku bunga. "Hal tersebut membuat pelaku pasar lebih memilih USD yang setelah dua hari tertekan akibat kenaikan obligasi Jerman," ujarnya.

Selanjutnya, data klaim pengangguran AS pekan lalu membaik di angka 249.000 atau lebih kecil dari sebelumnya 254.000 serta prediksi sebesar 255.000. Data klaim pengangguran yang rendah menimbulkan keyakinan Non Farm Payroll (NFP) AS bulan September yang akan dirilis Jumat (7/10) kemungkinan positif.

Sedangkan dari sisi EUR kurang mendapat dukungan mengingat data ekonomi Eropa terlihat beragam. Pesanan barang pabrik Jerman bulan Agustus naik ke level 1% dari sebelumnya 0,3%. Tetapi penjualan ritel Eropa turun ke angka 49,6 dari sebelumnya 51,0.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×