kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.577.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 16.842   24,00   0,14%
  • IDX 8.932   6,55   0,07%
  • KOMPAS100 1.228   0,34   0,03%
  • LQ45 866   -1,24   -0,14%
  • ISSI 324   0,77   0,24%
  • IDX30 439   -1,36   -0,31%
  • IDXHIDIV20 516   -2,40   -0,46%
  • IDX80 137   0,11   0,08%
  • IDXV30 144   -0,04   -0,03%
  • IDXQ30 140   -0,96   -0,68%

Dana Asing Mengalir Deras di Awal 2026, Intip Saham yang Masih Potensial Dikoleksi


Kamis, 08 Januari 2026 / 19:07 WIB
Dana Asing Mengalir Deras di Awal 2026, Intip Saham yang Masih Potensial Dikoleksi
ILUSTRASI. IHSG Konsisten Di Zona Hijau-Suasana di BEI, Jakarta (KONTAN/Cheppy A. Muchlis). Dana investor asing mengalir deras ke pasar modal Indonesia di awal 2026, cermati saham-saham pilihan analis yang layak dikoleksi.


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Walaupun di tutup melemah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menyentuh level 9.000 pada intraday perdagangan Kamis (8/1/2026). Investor asing juga mencatatkan net buy sebesar Rp 950,23 miliar di seluruh pasar. 

Sejak awal tahun 2026 ini, aliran dana investor asing sudah mengalir dengan kencang. Adapun secara year to date, investor asing sudah mencatatkan net buy sebesar Rp 1,97 triliun di seluruh pasar. 

Berdasarkan data RTI, investor asing terpantau mengakumulasi saham-saham tambang mineral. Sejak awal tahun hingga Kamis (8/1), asing mencatatkan net buy jumbo pada saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) sebesar Rp 936,8 miliar. 

Baca Juga: IHSG Tembus 8.000, Dana Asing Malah Cabut dari Pasar Saham

Disusul saham PT Astra International Tbk (ASII) yang mencatatkan net buy sebesar Rp 359,3 miliar. Investor asing juga mencatatkan net buy pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) senilai Rp 348,2 miliar. 

Lalu di sektor tambang mineral, investor asing juga mengakumulasi saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) dengan masing-masing net buy sebesar Rp 302,7 miliar dan Rp 242,7 miliar. 

Equity Research Analyst Kiwoom Sekuritas Indonesia Miftahul Khaer mengatakan walaupun eskalasi geopolitik yang tengah memanas, investor asing mencari bursa saham yang relatif stabil. 

 

“Stabilnya ekonomi khususnya di pasar saham Asia, selain itu valuasi IHSG masih tergolong wajar dan menawarkan kenaikan yang menarik bagi investor global,” katanya kepada Kontan, Kamis (8/1/2026). 

Baca Juga: Dana Asing Masih Keluar dari Pasar Saham, Cermati Rekomendasi Analis

Ditambah lagi, lanjut Miftahul, potensi kebijakan moneter yang semakin longgar alias penurunan suku bunga pada 2026 menjadi katalis tambahan bagi emerging market, terutama Indonesia. 

Memang kalau dicermati, indeks IDX sektor bahan baku menjadi indeks sektoral dengan kenaikan paling tinggi di 2026. Indeks IDX sektor bahan baku sudah melonjak 10,16% secara year to date. 

Miftahul menilai sektor pertambangan khususnya mineral ini merupakan salah satu sektor yang diuntungkan dengan sentimen geopolitik awal tahun. Namun trennya berpotensi berubah sampai akhir tahun ini. 

Baca Juga: Aliran Dana Asing Masih Menguap di Pasar Saham, Ini Biang Keroknya

“Sektor mineral diuntungkan dengan sentimen geopolitik, tetapi tren ini akan sangat bergantung dengan harga komoditas yang juga dipengaruhi oleh eskalasi dan juga supply and demand,” ucapnya. 




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×