kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.577.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 16.846   28,00   0,17%
  • IDX 8.937   11,28   0,13%
  • KOMPAS100 1.229   2,00   0,16%
  • LQ45 868   0,40   0,05%
  • ISSI 324   0,94   0,29%
  • IDX30 440   -0,98   -0,22%
  • IDXHIDIV20 517   -1,78   -0,34%
  • IDX80 137   0,24   0,18%
  • IDXV30 144   -0,01   0,00%
  • IDXQ30 140   -0,81   -0,58%

Dana Asing Mengalir Deras di Awal 2026, Intip Saham yang Masih Potensial Dikoleksi


Kamis, 08 Januari 2026 / 19:07 WIB
Dana Asing Mengalir Deras di Awal 2026, Intip Saham yang Masih Potensial Dikoleksi
ILUSTRASI. IHSG Konsisten Di Zona Hijau-Suasana di BEI, Jakarta (KONTAN/Cheppy A. Muchlis). Dana investor asing mengalir deras ke pasar modal Indonesia di awal 2026, cermati saham-saham pilihan analis yang layak dikoleksi.


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Noverius Laoli

Chory Agung Ramdhani, Customer Engagement & Market Analyst Department Head BRI Danareksa Sekuritas memproyeksikan pada 2026 aliran modal asing atau foreign inflow akan terkonsentrasi pada tiga tema besar.

Pertama, perbankan big cap tetap menjadi pintu utama asing masuk ke Indonesia. Kedua, adanya pemulihan konsumsi dan suku bunga akan mendorong saham-saham yang mendapat angin segar dari sentimen ini. 

“Dengan pemulihan Konsumsi dan suku bunga, saham ASII dan TLKM diprediksi akan bertransisi dari saham yang ditinggalkan pada 2025 menjadi incaran utama di 2026,” jelas Chory. 

Baca Juga: Duit Asing Kembali Parkir di Bursa Saham

Ketiga, perusahaan di sektor mineral strategis. Menurut, Chory saham ANTM dan AMMN tetap menarik selama isu transisi energi dan penguatan harga emas global berlanjut sampai akhir tahun.

Sementara itu, Kiwoom Sekuritas menilai sektor mineral dengan exposure EMAS seperti saham ANTM dan HRTA cukup menarik di awal 2026. Selain itu, saham di sektor properti dan perbankan juga punya potensi untuk jadi incaran asing. 

 

Miftahul menjabarkan saham seperti GPRA, BSDE, SMRA, BBCA, BBRI, BMRI dan BBNI punya peluang yang lebih baik di tahun ini dengan sentimen tren suku bunga yang semakin suportif atau mendukung untuk sektor properti dan perbankan. 

Selanjutnya: Kebijakan PPN DTP 100% untuk Rumah Tapak Berdampak Positif bagi Asuransi Properti

Menarik Dibaca: 10 Pilihan Jus Penurun Kolesterol Alami Paling Cepat yang Layak Dicoba

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×