kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

CPO jatuh paling dalam selama tujuh pekan


Selasa, 14 November 2017 / 20:05 WIB


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak sawit mentah alias crude palm oil mencatat koreksi terbesar dalam tujuh pekan. Penguatan mata uang ringgit Malaysia menekan harga CPO.

Mengutip Bloomberg, Selasa (14/11), harga CPO kontrak pengiriman Januari 2018 ditutup melemah 1,6% ke level RM 2.717 per metrik ton dibanding sehari sebelumnya. CPO turun paling tajam sejak 25 September dan berada di level terendah sejak 12 Oktober.

Harga CPO juga sudah terkoreksi selama empat hari beruntun. "Ini sebagian besar disebabkan oleh lemahnya harga minyak kedelai dan penguatan ringgit," kata Gnanasekar Thiagarajan, Kepala Strategi Trading dan Hedging Kaleesuwari Intercontenental, seperti dikutip Bloomberg, Selasa (14/11). "Juga ada prospek kenaikan pajak di India yang dapat menekan permintaan," imbuhnya.

Lebih lanjut, Thiagarajan menyatakan, penguatan ringgit turut menekan harga fisik minyak sawit di saat harga kontrak futures melemah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×