kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.810.000   -40.000   -1,40%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Bursa Asia terseret sentimen Negeri Panda


Kamis, 23 Januari 2014 / 15:45 WIB
Bursa Asia terseret sentimen Negeri Panda
ILUSTRASI. Produk kecantikan remaja Mustika Puteri dari Mustika Ratu, di Graha Mustika Ratu Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan (23/12). KONTAN/Daniel Prabowo/23/12/2009


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

LONDON. Bursa Asia tampak melempem pada transaksi perdagangan hari ini (23/1). Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, pada pukul 07.16 waktu London, indeks MSCI Asia Pacific tergerus 1,1%.

Sejumlah indeks acuan Asia yang tertekan di antaranya: indeks Hang Seng Hong Kong turun 1,5%, Shanghai Composite Index turun 0,5%, dan indeks Topix yang turun 0,9%.

Salah satu faktor yang menekan pergerakan bursa Asia di antaranya yakni terjadinya kontraksi pada indeks manufaktur China di luar prediksi. Sekadar informasi, hasil survei HSBC Holdings Plc and Markit Economics menunjukkan Purchasing Managers' Index China untuk Januari berada di level 49,6. Angka ini lebih rendah dari estimasi 19 analis yang disurvei Bloomberg yang merujuk pada angka 50,3.

"Investor mencemaskan mengenai pengetatan kredit China dan perlambatan ekonominya. Mereka akan menggunakan sentimen negatif tersebut untuk melakukan aksi jual," jelas Benjamin Tam, portfolio manager IG Investment Ltd.

Dia menambahkan, perlambatan ekonomi suatu negara saat ini menjadi konsensus pasar. "Investor akan mengawasi apakah pemerintah dapat meningkatkan kembali kepercayaan pasar untuk mempertahankan pertumbuhan," urainya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×