kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Mayoritas indeks acuan Asia kompak mendaki


Selasa, 21 Januari 2014 / 14:48 WIB
Mayoritas indeks acuan Asia kompak mendaki
ILUSTRASI. Pahami 3 Penyebab Kulit Kepala Kering, Gatal dan Berketombe


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Sejumlah indeks acuan di kawasan regional kompak memberikan sinyal hijau pada transaksi perdagangan hari ini (21/1). Indeks Topix Jepang, misalnya, siang ini naik 0,2%. Selain itu, indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,7% dan indeks Kospi Korea Selatan naik 0,5%.

Kenaikan juga terlihat pada indeks Hang Seng sebesar 0,6% dan Shanghai Composite Index yang naik sebesar 0,6%.

Kondisi itu juga turut mengerek indeks acuan regional. Mengutip data Bloomberg, pada pukul 15.32 waktu Tokyo, indeks MSCI Asia Pacific naik 0,2%.

Salah satu faktor yang berhasil mendorong bursa Asia adalah kenaikan saham-saham di bursa  China yang disebabkan oleh penurunan suku bunga di pasar uang ke level terendah dalam empat pekan terakhir.

Asal tahu saja, kemarin, People's Bank of China (PBOC) menambah dana dan meningkatkan akses ke fasilitas pinjaman setelah tingkat suku bunga di pasar uang melonjak tinggi di tengah melonjaknya permintaan dana tunai sebelum perayaan Tahun Baru China.

"PBOC mengetahui bahwa mereka tidak dapat menangani risiko sistemik apapun jika ingin melakukan stress test bagi perbankan," jelas Hu Yifan, chief economist Haitong International Securities Group Ltd di Hong Kong.

Dia menambahkan, pasar saham saat ini masih sangat rentan, sehingga PBOC harus menyediakan dana tunai untuk meredakan penurunan yang terjadi, setidaknya sebelum perayaan Tahun Baru China.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×