kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Tunggu kebijakan BoJ, bursa Asia fluktuatif


Rabu, 22 Januari 2014 / 09:37 WIB
ILUSTRASI. Promo Traveloka Tiket Bus & Travel, Nikmati Diskon s.d Rp50.000 Hingga 30 Sept 2022


Sumber: Bloomberg | Editor: Asnil Amri

TOKYO. Bursa saham Asia bergerak fluktuatif sebelum Bank of Japan mengeluarkan pernyataan terkait kebijakan moneter Jepang hari ini (22/1).

Pada pukul 10.56 waktu Tokyo hari ini, Rabu (22/1), indeks MSCI Asia Pacific naik kurang dari 0,1% menjadi 139,56. Sebelumnya, indeks ini turun sebesar 0,2%. Indeks menuju penurunan bulanan terbesar sejak Agustus.

Saham Asia yang turun antara lain; perusahaan tambang BHP Billiton turun 1,7% di Sydney karena produksi bijih besi dan minyak bumi perseroan melesat dari perkiraan analis. Kemudian saham perusahaan penyulingan minyak JX Holdings Inc juga turun 1,7%.

Begitu juga dengan saham Newcrest Mining Ltd, produsen emas terbesar di Australia yang juga turun 3,1% karena harga emas turun. Sedangkan saham yang naik adalah; Tokyo Steel Manufacturing Co yang mencatat kenaikan 5%.

"Pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat akan membantu meningkatkan penghasilan," Khiem Do, analis dari Baring Asset Management .

Sementara itu, indeks Topix Jepang naik 0,2% karena adanya pernyataan dari BOJ terkait kebijakan moneter hari ini. Indeks NZX 50 Selandia Baru juga naik 0,3%, China Shanghai Composite Index naik 0,6%,dan indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,1%.

Begitu juga dengan indeks Taiex Taiwan yang naik 0,1%. Namun, nasib berbeda dialami Kospi Korea Selatan yang justru kehilangan 0,1%. Begitu juga dengan Indeks Australia S & P/ASX 200 yang turun 0,8% karena adanya inflasi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×