kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Bursa Asia Melemah, Dibayagi Pengetatan Moneter The Fed


Rabu, 06 April 2022 / 08:25 WIB
Bursa Asia Melemah, Dibayagi Pengetatan Moneter The Fed
ILUSTRASI. Bursa Asia. REUTERS/Issei Kato


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mayoritas bursa Asia melemah pada perdagangan Rabu (6/4) pagi. Pukul 08.16 WIB, indeks Nikkei 225turun 425,95 poin atau 1,53% ke 27.360,00, Kospi turun 18,21 poin atau 0,66% ke 2.741,60, ASX 200 turun 67,16 poin atau 0,89% ke 7.462,30, Straits Times turun 9,44 poin atau 0,28% ke 3..434,59 dan FTSE Malaysia turun 0,35 poin atau 0,02% ke 1.596,49.

Bursa Asia turun di tengah prospek pengurangan kepemilikan utang Federal Reserve secara cepat, sebagai bagian dari pengetatan moneter untuk melawan inflasi yang tinggi.

Saham jatuh di Jepang, Korea Selatan. 

Mengutip Bloomberg, Deputi Gubernur Fed Lael Brainard mengatakan, membatasi inflasi adalah langkah terpenting bagi bank sentral. Ia menambahkan, bank sentral dapat mulai menurunkan neraca dengan cepat segera setelah Mei.

Investor khawatir kebijakan bank sentral yang lebih ketat dapat membuat ekonomi terbesar di dunia itu mengalami penurunan. 

Baca Juga: Bursa Asia Bergerak Mixed Pada Perdagangan Selasa (5/4) Pagi

Komentar Brainard menempatkan sorotan lebih kuat pada risalah pertemuan Fed yang akan dirilis Rabu waktu setempat, yang diharapkan dapat memberikan petunjuk tentang laju kenaikan suku bunga.

"Risiko utama untuk pasar saham dunia yang berkorelasi dengan Wall Street tetap menjadi siklus pengetatan Federal Reserve," kata Christopher Wood, kepala strategi ekuitas gloal Jefferies LLC, dalam catatan yang dikutip Bloomberg.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×