kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.703.000   40.000   1,50%
  • USD/IDR 16.928   11,00   0,07%
  • IDX 9.044   -31,87   -0,35%
  • KOMPAS100 1.252   -3,72   -0,30%
  • LQ45 886   -3,06   -0,34%
  • ISSI 330   -0,56   -0,17%
  • IDX30 451   -1,74   -0,38%
  • IDXHIDIV20 534   0,94   0,18%
  • IDX80 139   -0,40   -0,29%
  • IDXV30 148   0,77   0,52%
  • IDXQ30 145   -0,20   -0,14%

Bursa Asia Mayoritas Melemah Senin (19/1), Cermati Isu Greenland & Data China


Senin, 19 Januari 2026 / 07:37 WIB
Bursa Asia Mayoritas Melemah Senin (19/1), Cermati Isu Greenland & Data China
ILUSTRASI. Nikkei-stock-index-closes-at-record-high (Kyodo/via REUTERS)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Pasar saham Asia-Pasifik mayoritas melemah pada perdagangan Senin (19/1/2026), seiring investor mencermati perkembangan terbaru terkait Greenland serta menanti rilis data ekonomi utama dari China.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 memimpin pelemahan di Asia dengan penurunan 0,85%, sementara Topix terkoreksi 0,46%.

Pasar saham Korea Selatan bergerak berlawanan arah dengan kawasan, di mana indeks Kospi naik 0,18%. Namun, indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq melemah 0,15%.

Baca Juga: Cek Rekomendasi Saham INKP, ISAT, ITMG, JPFA dan KLBF untuk Senin (19/1)

Sementara itu, indeks S&P/ASX 200 Australia dibuka turun 0,19%.

Kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong berada di level 26.640, lebih rendah dibandingkan penutupan terakhir indeks tersebut di 26.844,96.

Akhir pekan lalu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump terlibat adu pernyataan dengan para pemimpin Eropa terkait wilayah Arktik tersebut.

Trump mengancam akan mengenakan tarif terhadap delapan negara Eropa dan menuntut kendali atas Greenland, yang merupakan wilayah otonom Denmark.

Para pemimpin Eropa menanggapi keras ancaman tersebut dengan menyebutnya sebagai tindakan yang “sepenuhnya keliru” dan “tidak dapat diterima”.

Di kawasan Asia, perhatian investor juga tertuju pada China yang dijadwalkan merilis data produk domestik bruto (PDB) kuartal IV, serta data penjualan ritel, investasi aset tetap perkotaan, dan produksi industri untuk periode Desember.

Baca Juga: Simak Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas untuk Perdagangan Senin (19/1)

Di Wall Street pada perdagangan Jumat (waktu setempat), indeks S&P 500 ditutup nyaris stagnan dan mencatatkan kinerja mingguan negatif. Nasdaq Composite turun tipis 0,06%, sedangkan Dow Jones Industrial Average melemah 0,17%.

Ketiga indeks utama AS sempat menyentuh level terendah sesi setelah Trump menyatakan di Gedung Putih bahwa ia lebih memilih Direktur Dewan Ekonomi Nasional Kevin Hassett tetap berada di posisinya saat ini, serta mengindikasikan bahwa Hassett mungkin tidak dipilih sebagai ketua Federal Reserve berikutnya.

Selama ini, Hassett dipandang pelaku pasar sebagai kandidat yang lebih ramah pasar untuk menggantikan Ketua The Fed saat ini, dibandingkan kandidat terdepan lainnya, mantan Gubernur The Fed Kevin Warsh, karena dinilai lebih terbuka terhadap kebijakan suku bunga rendah.

Selanjutnya: Jadwal Kereta Anda Batal Hari Ini? Cek Rute Terdampak Banjir & Cara Refund Tiket

Menarik Dibaca: Promo Bakmi GM BGM Day Tiba! 2 Bakmi Special Cuma Rp 50.000, Cek Tanggalnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×