CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Bursa Asia dibuka memerah setelah Wall Street kembali tekor


Kamis, 19 Maret 2020 / 08:35 WIB
ILUSTRASI. Bursa Asia dibuka memerah


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Asia dibuka bervariasi, dengan mayoritas indeks melemah pada awal perdagangan Kamis (19/3). Pukul 08.20 WIB, indeks Nikkei 225 naik 115,67 poin atau 0,69% ke 16.842,22, Hang Seng turun 70,44 atau 0,32% ke 22.221,38, Taiex turun 218,02 poin atau 2,36% ke 9.000,65, Kospi turun 52,72 poin atau 3,31% ke 1.538,48, ASX 200 naik 9,80 poin atau 0,20% ke 4.963,00, Straits Times turun 13,64 poin atau 0,56% ke 2.411,98 dan FTSE Malaysia turun 1,82 poin atau 0,15% ke 1.237,19. 

Bursa Asia kembali terseret oleh Wall Street yang kembali diterkam aksi jual besar-besaran. Bahkan, pada penutupan perdagangan Rabu (19/3), indeks Dow Jones menghapus seluruh kenaikan yang terjadi sejak pelantikan Presiden Donald Trump pada 2017 silam. 

Kekhawatiran terhadap penyebaran virus corona di seluruh dunia juga masih menghantui bursa saham global, tak terkecuali di Asia. Belum lagi, dampak ekonomi yang harus dihadapi dari pandemi virus corona juga cukup besar.

Baca Juga: Makin loyo, rupiah dibuka melemah dan tembus ke atas Rp 15.300 per dolar AS hari ini

Tekanan juga datang setelah harga minyak mentah mencapai level terendahnya dalam 18 tahun pada penutupan sesi Rabu (18/3) lalu. Di mana harga minyak West Texas Intermediate ambruk 24% di sesi tersebut dan menyentuh US$ 20,37 per barel.

Selain itu, pasar di kawasan juga belum menyambut positif rencana stimulus yang dikeluarkan European Central Bank (ECB). Dalam pernyataannya, Gubernur ECB Christine Lagarde bilang, akan menggelontorkan dana sebesar € 750 miliar untuk pembelian obligasi darurat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×