kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.541.000   10.000   0,40%
  • USD/IDR 18.174   21,00   0,12%
  • IDX 4.904   -192,54   -3,78%
  • KOMPAS100 629   -27,90   -4,25%
  • LQ45 497   -20,62   -3,98%
  • ISSI 164   -6,52   -3,83%
  • IDX30 280   -11,04   -3,79%
  • IDXHIDIV20 378   -13,42   -3,43%
  • IDX80 73   -3,14   -4,14%
  • IDXV30 105   -3,49   -3,20%
  • IDXQ30 94   -3,48   -3,57%

Bursa Asia berpotensi menguat


Selasa, 26 November 2013 / 06:03 WIB
ILUSTRASI. 7 Gejala Kolesterol


Reporter: Sofyan Nur Hidayat | Editor: Avanty Nurdiana

JAKARTA. Bursa regional Asia menghijau. Kemarin (25/11), indeks MSCI Asia Pacific menguat 0,3% ke 141,62. Penguatan paling besar dialami oleh indeks Sensex yang naik 1,92% ke 20.605,08. Pun, indeks Nikkei juga menguat 1,54% ke 15.619,13.

Analis Universal Broker Indonesia, Alwy Assegaf menilai, bursa regional Asia menguat sebagai respon keputusan senat Amerika Serikat akhir pekan lalu yang menyetujui Janet Yellen sebagai pengganti Gubernur Federal Reserve (The Fed), Ben Bernanke mulai awal 2014. "Keputusan itu direspon positif oleh pasar karena Yellen terkenal pro stimulus," kata dia.

Keputusan itu menutup kekhawatiran pasar terhadap pengurangan stimulus (tapering) AS. Efeknya juga terlihat pada indeks Dow Jones yang mencetak rekor tertinggi sepanjang masa.

Pasar juga merespon, hasil perundingan Jenewa yang melonggarkan embargo Iran. Analis First Asia Capital, David N Sutyanto menambahkan, pernyataan The Fed yang akan mengganti program stimulus dengan program yang lain juga menjadi sentimen positif bagi pasar.

Selain itu, pasar juga sedikit berharap adanya window dressing di akhir tahun. David dan Alwy memperkirakan, bursa Asia masih akan menguat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×