kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 18.081   -7,00   -0,04%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

BPJS Kesehatan defisit, Medikaloka Hermina (HEAL) optimistis arus kas aman


Kamis, 01 Agustus 2019 / 15:06 WIB


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Wahyu T.Rahmawati

Pertama dengan memanfaatkan skala ekonomi. Janet menjelaskan HEAL memiliki skala jaringan rumahsakit yang cukup besar dan manajemen cashflow yang baik.

Kedua dengan melakukan peningkatan efisiensi operasional diimbangi dengan adopsi teknologi. Selain itu, Hermina juga mahir menavigasi layanan kesehatan di tengah regulasi yang dinamis.

Baca Juga: Jadi pemicu defisit, BPJS Kesehatan berharap iuran peserta segera dinaikkan

Ketiga, memanfaatkan penunjang bisnis yang memberikan margin lebih besar terhadap pendapatan HEAL yakni dari pasien non-JKN. Sampai saat ini, Janet menyatakan penunjang bisnis HEAL dari pasien swasta yang selama paruh pertama tahun ini volumenya terus tumbuh.

HEAL terus melakukan ekspansi organik dengan stabil yakni menambah kapasitas tempat tidur pada rumahsakit yang telah berdiri untuk memenuhi permintaan yang terus bertambah.

Baca Juga: BPJS Kesehatan Kesulitan Membayar Tagihan, tapi Emiten Terus Tambah Rumahsakit

Melansir keterangan tertulis yang dirilis pada Minggu (28/7) HEAL telah mengoperasikan 3.821 tempat tidur di 32 rumahsakit yang berlokasi di pulau-pulau besar di Indonesia.

Adapun tingkat hunian tempat tidur berada pada 70,6%, kondisi yang baik mengingat Hermina telah menambahkan sekitar 443 tempat tidur di rumahsakit yang sudah beroperasi.

Baca Juga: Laba Naik 77%, Hermina (HEAL) Akan Menambah Empat Rumahsakit Baru

Dalam semester pertama tahun ini, HEAL telah melayani 181.950 kunjungan rawat inap meningkat 26,7% year on year (yoy) dan 2,95 juta kunjungan rawat jalan yang meningkat 15,3% yoy. Total hari rawat inap meningkat sebesar 30,9% menjadi 474.700 hari dengan masa hospitalisasi rata-rata selama 2,6 hari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×