kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.946.000   102.000   3,59%
  • USD/IDR 16.807   4,00   0,02%
  • IDX 8.147   24,12   0,30%
  • KOMPAS100 1.146   9,03   0,79%
  • LQ45 833   9,07   1,10%
  • ISSI 287   -1,72   -0,60%
  • IDX30 433   3,38   0,79%
  • IDXHIDIV20 520   5,37   1,04%
  • IDX80 128   1,27   1,00%
  • IDXV30 142   0,85   0,61%
  • IDXQ30 140   0,75   0,54%

Bos Kopi Kenangan Angkat Bicara Soal Peluang IPO


Rabu, 04 Februari 2026 / 16:07 WIB
Bos Kopi Kenangan Angkat Bicara Soal Peluang IPO
ILUSTRASI. Kopi Kenangan Tutup Tahun dengan Membuka Gerai Baru di Batam dan Manado (Dok/Kopi Kenangan) Kopi Kenangan angkat bicara soal peluang aksi korporasi berupa Penawaran Umum Perdana atau Initial Public Offering (IPO).


Reporter: Rashif Usman | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kopi Kenangan angkat bicara soal peluang aksi korporasi berupa Penawaran Umum Perdana atau Initial Public Offering (IPO).

CEO Kopi Kenangan, Edward Tirtanata, menyampaikan saat ini perusahaan memprioritaskan penguatan fundamental bisnis serta pematangan tata kelola perusahaan.

"Kami menargetkan untuk menjadi 'IPO ready' dalam 12 bulan ke depan," kata Edward kepada Kontan, Rabu (4/2/2026).

Meski demikian, perusahaan masih memiliki fleksibilitas dalam menentukan waktu pelaksanaan IPO. Hingga kini, manajemen belum menetapkan jadwal pasti maupun bursa yang akan dipilih. 

Baca Juga: Perbaikan Sektor Baja, Danantara Intervensi Krakatau Steel Sehatkan Keuangan

"Keputusan final mengenai timing dan lokasi akan sangat bergantung pada kondisi pasar global maupun domestik, serta kesiapan internal kami untuk memberikan nilai maksimal bagi calon investor," ujarnya.

Edward menegaskan, tujuan IPO tidak semata-mata untuk menghimpun dana, tetapi juga untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta standar tata kelola perusahaan ke level internasional. Sebagai perusahaan yang berkembang pesat di sektor teknologi dan ritel, langkah IPO dinilai strategis untuk memperkuat struktur permodalan guna menopang pertumbuhan bisnis jangka panjang.

Setelah IPO, arah ekspansi perusahaan akan tetap berfokus pada dua strategi utama. Pertama, penguatan pasar domestik. Kopi Kenangan bakal terus memperdalam penetrasi pasar di domestik, baik melalui penambahan gerai maupun inovasi produk consumer packaged goods (FMCG). 

"Visi kami adalah 4.000 gerai pada tahun 2030," ucapnya.

Kedua, ekspansi Internasional. Manajemen bakal memperluas kehadiran Kopi Kenangan (Kenangan Coffee) di pasar global, khususnya Asia Tenggara dan wilayah potensial lainnya, guna membawa merek kopi Indonesia bersaing di pasar dunia.

Baca Juga: Morris Capital Jadi Pengendali, Multi Makmur (PIPA) Beralih ke Bisnis Migas dan Gas

Selanjutnya: Ekspansi ke Australia, Ledgerowl Menjaring Pendanaan Strategis Baru

Menarik Dibaca: Pertumbuhan Pemesanan Hotel di Indonesia oleh Wisatawan Lokal Tertinggi Ke-2 di Dunia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×