kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.000   -49,00   -0,29%
  • IDX 7.184   136,22   1,93%
  • KOMPAS100 993   21,00   2,16%
  • LQ45 727   10,98   1,53%
  • ISSI 257   5,98   2,38%
  • IDX30 393   4,71   1,21%
  • IDXHIDIV20 487   -0,17   -0,03%
  • IDX80 112   2,02   1,84%
  • IDXV30 135   -0,77   -0,57%
  • IDXQ30 128   1,38   1,08%

Biaya investasi pabrik oleokimia UNVR membengkak


Kamis, 18 September 2014 / 16:30 WIB
ILUSTRASI. Persyaratan Mendaftar STIN 2023, Bebas Biaya Kuliah dan Lulus Jadi CPNS.


Reporter: Narita Indrastiti | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. PT Unilever Oleochemical Indonesia, sister company dari PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) terus menggenjot pembangunan pabrik oleokimia baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Sumatera Utara. Pabrik itu ditargetkan akan selesai pada kuartal I-2015 mendatang.

Sancoyo Antarikso, Direktur dan Sekretaris Perusahaan UNVR mengatakan, nilai investasi pabrik itu kemungkinan akan meningkat seiring dengan menguatnya kurs dollar dan euro. Awalnya nilai investasi pabrik itu diperkirakan sebesar Rp 1,5 triliun. "Kemungkinan investasinya naik menjadi Rp 2 triliun," ujar Sancoyo di Jakarta, Kamis (18/9). 

Dia menjelaskan, kebutuhan investasi untuk penyelesaian pabrik itu sudah tersedia dari kas internal grup. Nantinya, jika sudah beroperasi penuh, kapasitas pabrik itu bisa mencapai 200.000 ton per tahun. 

Beberapa produk buatan pabrik tersebut seperti fatty acid, surfactant, dan glycerine. Dengan adanya pabrik baru ini, UNVR bisa ikut berhemat dalam memasok bahan baku. Soalnya, ada beberapa produk UNVR yang bisa menggunakan produk oleokimia seperti produk sabun. 

Nantinya, 85% produk dari Unilever Oleochemical Indonesia akan diekspor ke luar negeri, sementara sisanya akan dipasok untuk kebutuhan dalam negeri. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×