kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.706   62,71   1,11%
  • KOMPAS100 737   9,52   1,31%
  • LQ45 558   5,20   0,94%
  • ISSI 199   2,08   1,06%
  • IDX30 316   2,13   0,68%
  • IDXHIDIV20 390   0,47   0,12%
  • IDX80 84   0,86   1,03%
  • IDXV30 106   -0,37   -0,35%
  • IDXQ30 102   0,44   0,43%

BEI usul 10 sekuritas lagi jadi gateway repatriasi


Senin, 08 Agustus 2016 / 15:34 WIB


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Yudho Winarto

Sebaliknya, ada saat dimana laba usahanya negatif, tapi karena sekuritas yang bersangkutan punya pendapatan dari bisnis lain yang membuat laba bersihnya justru positif.

"Ini, kan, juga harus dipertimbangkan. Nantinya akan menggunakan pembukuan per 31 Desember. Tapi, ini bolanya ada di Kementerian Keuangan, perlu persetujuan dari sana," jelas Hamdi.

Sementara, kriteria lain tidak berubah. Soal Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD) masih tetap minimal Rp 75 miliar. Lalu, sekuritas yang akan menjadi gateway juga tidak sedang terjerat kasus.

Mengingatkan saja, selain manajer investasi, sebelumnya sudah ada 19 sekuritas yang menjadi gateway. Mereka adalah, Sinarmas Sekuritas, Panin Sekuritas, CLSA Indonesia, Mandiri Sekuritas, CIMB Securities Indonesia, Trimegah Securities, RHB Securities Indonesia, Daewoo Securities Indonesia.

Selain itu, PT Bahana Securities Indonesia, Indo Premier Securities, UOB Kay Hian Securities, BNI Securities, Sucoreinvest Central Gani, Danpac Sekuritas, Panca Global Securities, MNC Securities, Pasicif Capital, Mega Capital Indonesia, dan Pratama Capital Indonesia.

Nantinya, dana repatriasi akan ditempatkan di rekening dana nasabah (RDN) khusus yang dilarang ditarik (lock up) selama tiga tahun dan juga dikontrol oleh Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×